Perjalanan LRT Jabodebek Ditambah, KAI Pastikan Perawatan Sarana Tetap Optimal

KAI melakukan perawatan harian dan bulanan pada seluruh rangkaian LRT Jabodebek untuk memastikan keselamatan dan keandalan operasional.
Perjalanan LRT Jabodebek Ditambah, KAI Pastikan Perawatan Sarana Tetap Optimal. (Foto: Tagar//Dok istimewa)

TAGAR.id, Jakarta - KAI melakukan perawatan harian dan bulanan pada seluruh rangkaian LRT Jabodebek untuk memastikan keselamatan dan keandalan operasional. Perawatan ini mencakup pengecekan fungsi sistem pengereman, traksi, HVAC, kelistrikan, dan aspek keselamatan lainnya.

Bekasi, 14 Juli 2025 - Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional, KAI terus melaksanakan perawatan sarana LRT Jabodebek secara rutin dan terjadwal. Komitmen ini tetap menjadi prioritas, seiring dengan peningkatan jumlah perjalanan harian LRT Jabodebek pada hari kerja yang mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2025, dari semula 366 perjalanan menjadi 398 perjalanan per hari.

Seluruh rangkaian LRT Jabodebek menjalani siklus perawatan berkala yang meliputi perawatan harian dan bulanan. Perawatan harian dilakukan setiap hari sebelum kereta dioperasikan. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan fungsi sistem pengereman, traksi, HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), kelistrikan, PIS (Public Information System) termasuk interkom, layar informasi penumpang, serta aspek keselamatan dan pelayanan lainnya untuk memastikan setiap rangkaian siap melayani pengguna secara aman dan nyaman.

Sementara itu, perawatan bulanan difokuskan pada pemeriksaan menyeluruh terhadap bagian eksterior dan interior kereta, termasuk bogie (roda dan sistem suspensi), sistem propulsi, serta komponen elektrik dan mekanik lainnya. Seluruh proses dilakukan oleh teknisi bersertifikasi di Depo LRT Jabodebek.

“Penambahan frekuensi perjalanan tentunya membutuhkan manajemen operasional yang lebih adaptif, namun hal ini tidak mengurangi komitmen kami untuk terus menjaga kondisi sarana dalam keadaan prima. Perawatan tetap dilakukan secara berkala sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi.

Seluruh kegiatan perawatan dijalankan mengacu pada Sistem Prosedur Pemeriksaan Perawatan Sarana (SISPRO) yang ditetapkan oleh KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Untuk menunjang pemantauan kondisi kereta secara real-time, tim teknisi juga menggunakan aplikasi Integrated Maintenance and Asset Management (IMAM) yang mencatat riwayat perawatan dan membantu deteksi dini terhadap potensi gangguan teknis.

Depo LRT Jabodebek juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti Underfloor Lifting System (ULS) yang memungkinkan pengangkatan seluruh rangkaian kereta secara bersamaan, serta sistem pencucian bogie yang ramah lingkungan.

Dengan penyesuaian jadwal perawatan dan pemanfaatan teknologi terkini, KAI memastikan operasional yang tetap andal dan siap memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di Jabodetabek.

Sejak diberlakukannya penambahan jumlah perjalanan pada 1 Juli 2025, KAI telah melayani sebanyak 1.167.382 pengguna dalam periode 1–13 Juli 2025. Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek yang terus mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan keandalan.

Berita terkait
Catat! LRT Beroperasi 26 Agustus, Kereta Cepat Mulai 1 September 2023, Ini Alasan Mundurnya Pengoperasiannya
Pengoperasian dua transportasi kereta terbaru, yakni LRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, mundur dari yang direncanakan.
Komisi V DPR RI Usul Gratiskan Tiket LRT di Awal Operasi
Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Aras mengusulkan untuk menggratiskan tiket Kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodetabek di awal masa operasi.
Menko Luhut: Peresmian KCJB dan LRT oleh Presiden Ditargetkan Agustus 2023
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan Meresmikan Penyelesaian Pemasangan Rel KCJB.