Perceraian Bill dan Melinda Gates Akan Ganggu Kegiatan Amal?

Pendiri badan amal swasta terbesar di dunia, Bill dan Melinda Gates berjanji untuk melanjutkan kegiatan sosial bersama meski telah bercerai
Yayasan Bill dan Melinda Gates bekerja di berbagai bidang termasuk pemberantasan malaria, polio, nutrisi anak, dan vaksin Covid-19 (Foto: dw.com/id)

Jakarta - Pendiri badan amal swasta terbesar di dunia, Bill dan Melinda Gates berjanji untuk melanjutkan kegiatan sosial bersama meski telah bercerai. Namun, beberapa ahli meragukan komitmen itu.

Miliarder dermawan Bill dan Melinda Gates sepakat untuk bercerai setelah 27 tahun menikah. Keputusan tersebut meningkatkan kekhawatiran terkait masa depan salah satu organisasi amal terbesar dan paling berpengaruh di dunia.

Pasangan dengan kekayaan lebih dari 130 miliar dolar AS (Rp 1.875 triliun) telah menjadi salah satu dermawan paling baik hati selama beberapa dekade terakhir, mendonasikan lebih dari 36 miliar dolar AS (Rp 519,2 triliun) kepada yayasan nirlaba Bill & Melinda Gates Foundation sejak diluncurkan pada tahun 2000.

Lebih dari 20 tahun kemudian, Bill & Melinda Gates Foundation menduduki peringkat teratas sebagai yayasan filantropi swasta terbesar di Amerika Serikat dan salah satu yayasan terbesar di dunia dengan dana abadi hampir 50 miliar dolar AS (Rp 721 triliun).

Infografis program utama Gates FoundationInfografis program utama Gates Foundation (Foto: dw.com/id)

Tahun lalu, yayasan Gates mengucurkan 1,75 miliar dolar AS (Rp 25,2 triliun) untuk bantuan penanganan Covid-19.

1. Dampak Perceraian Gates

Anand Giridharadas, penulis buku "Winners Take All: The Elite Charade of Changing the World," mengatakan perceraian Gates dapat memiliki efek riak besar pada proyek kemanusiaan pasangan itu di seluruh dunia.

"Perceraian Gates berdampak lebih dari sekadar membalikkan kehidupan keluarga. Efek itu akan bercabang ke dalam dunia bisnis, pendidikan, kesehatan masyarakat, masyarakat sipil, filantropi, dan seterusnya," kata Giridharadas kepada Kantor Berita Reuters.

"Bahkan dalam perceraian paling damai yang pernah saya lihat, pilihannya adalah membagi yayasan menjadi dua sehingga ada lebih banyak otonomi dan lebih sedikit campur tangan," kata Monica Mazzei, pengacara perceraian dan mitra di Sideman & Bancroft LLP di San Francisco.

2. Pembagian Aset Pribadi

Gates mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Tinggi King County di Seattle. Petisi perceraian mereka meminta pengadilan untuk mengesahkan perpisahan mereka dan membagi aset, serta kewajiban bersama sesuai kesepakatan.

Bloomberg melaporkan pemisahan harta Gates akan menjadi tantangan yang lebih besar dibanding kasus perceraian Jeff Bezos, yang sebagian besar terkonsentrasi di saham Amazon.

Saham Gates di Microsoft saat ini mencapai kurang dari 20% dari total asetnya. Selama bertahun-tahun, Bill dan Melinda telah mengalihkan sebagian besar sahamnya di Microsoft ke Bill & Melinda Gates Foundation.

Aset terbesar Gates adalah investasi Cascade, di mana dia memiliki minat dalam pengembangan real estate, energi, dan perhotelan, serta saham di lusinan perusahaan publik.

Undang-undang di negara bagian Washington, tempat pasangan itu tinggal, menganggap bahwa sebagian besar properti yang diperoleh selama perkawinan menjadi milik bersama-sama dan akan dibagi rata setelah resmi bercerai (ha/as)/dw.com/id. []

* Dengan kontribusi dari kantor berita Reuters dan AFP.

Berita terkait
Bill dan Melinda Gates Umumkan Perceraian
Bill dan Melinda Gates sepakat bercerai setelah 27 tahun menikah, sedangkan yayasan nmal yang mereka dirikan tetap berjalan
0
Mendagri: Belanja Pemerintah Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi
Mendagri mengatakan, belanja pemerintah baik pusat maupun daerah merupakan tulang punggung utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional.