UNTUK INDONESIA
Pejambret di Makassar Tak Takut Virus Corona
Dua pemuda di Makasar ditangkap polisi karena menjambret seorang pengendara motor, hasil curiannya dijual ke penadah.
Dua orang pejambret saat ditangkap polisi. (Foto: Tagar/Dok. Polisi)

Makassar - Dua orang kawanan jambret di Kota Makassar, Sulsel, M Taufiq Nugrah alias Opick, 22 tahun dan Aryan, 19 tahun, nampaknya tidak takut dengan pandemi wabah virus corona. Dua pemuda asal Jalan Sepakat Makassar ini, masih melancarkan aksinya, dengan menjambret pengendara sepeda motor.

Akibatnya, dua kawanan jambret ini ditangkap oleh Resmob Polsek Panakkukang di rumahnya di Jalan Sepakat, Kota Makassar, Rabu 25 Maret 2020, sekitar pukul 04.00 WITA.

Kedua pelaku ditangkap dirumahnya saat asyik tidur pulas.

Pejambret ini berhasil mengambil tas berisi handphone lalu dijual dan uangnya digunakan pesta narkotika.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fatur Rachman mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan polisi terkait aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Minggu, 22 Maret 2020 lalu. Pelaku mengambil barang milik korban lalu dijual ke penadah.

"Kedua pelaku ditangkap dirumahnya saat asyik tidur pulas. Penangkapan ini atas laporan polisi terkait pencurian dengan kekerasan (Jambret)," kata Jamal, Rabu 25 Maret 2020.

Jamal menjelaskan, kedua pelaku ini beraksi dengan memanfaatkan situasi atau kelengahan arus lalulintas. Dimana kondisi pendemi wabah Covid-19 yang melanda Makassar, sehingga membuat arus lalulintas tengah sepi.

Ketika pelaku melihat korban melintas dengan mengendarai sepeda motor, langsung memepetnya dan merampas tas milik korban lalu kabur melarikan diri.

"Pelaku leluasa menjambret dan kabur karena kondisi pada saat itu, arus lalulintas lengah dan kurang pengendara lainnya," jelasnya.

Dihadapan petugas, kedua pelaku ini mengakui perbuatannya telah menjambret tas berisi Hp merek Oppo F9 warna merah, dan surat-surat penting. Kemudian handphone ini dijual ke penadah seharga Rp1,350.000 dan tasnya juga dibuang ke kanal dengan maksud hilangkan jejak.

"Uang hasil penjualan Hp milk korban tersebut digunakan untuk bermain warnet dan membeli sabu. Keduanya saat ini, ditahan di Mako Polsek Panakukkang untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

Diketahui, penyebaran virus corona di Kota Makassar kian meresahkan masyarakat. Hingga saat ini, pemerintah telah mengumumkan 13 orang positif terpapar virus corona di Sulsel.

Merebaknya virus corona ini, sehingga pemerintah meminta agar masyarakat tidak keluar rumah dan juga jaga jarak atau social distancing. []

Berita terkait
Bandit Medan 22 Kali Sukses Menjambret Sebelum Didor
Polrestabes Medan menangkap seorang pelaku jambret yang sudah melakukan aksinya sebanyak 22 kali.
Mahasiswi Cantik Ikut Tangkap Jambret di Yogyakarta
Mahasiswi di Yogyakarta jadi korban penjambretan. Namun korban ikut mengejar dan menangkap pelaku.
Jambret HP di Siantar Ditabrak Korbannya Sendiri
Seorang penjambret smartphone di Siantar tertangkap setelah ditabrak korban yang dijambretnya.
0
Jadwal Imsak dan Buka Puasa DKI Jakarta, 1 Mei 2020
Berikut jadwal lengkap imsak, jam salat, dan buka puasa hari ini Jumat 1 Mei 2020, untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya