UNTUK INDONESIA

Panti Pijat di Irak Digerebek Milisi Syiah Pro-Iran

Belasan pria yang tergabung dalam milisi yang didukung Iran, gerebek panti pijat kelas atas di Ibukota Irak, Baghdad, menyerang karyawan perempuan
Ilustrasi: Milisi Syiah Irak dalam aksi demonstrasi di depan Kedubes AS di Baghdad (Foto: voaindonesia.com/AP).

Baghdad - Belasan pria yang tergabung dalam milisi yang didukung Iran, menggerebek panti pijat kelas atas di Ibukota Irak, Baghdad, 26 November 2020, malam, menyerang karyawan perempuan sebelum membakar fasilitas itu. Ini menurut keterangan pejabat dan rekaman insiden yang ditayangkan online.

Dalam rekaman kamera keamanan yang beredar luas di media lokal Irak, beberapa pria yang memegang tongkat terlihat dengan paksa menyeret keluar dua perempuan tanpa alas kaki yang dilaporkan bekerja di fasilitas yang dikenal sebagai Pusat Pijat Shilan.

Para penyerang yang dilaporkan terkait dengan milisi Syiah Rab 'Allah (RA), mendorong dua perempuan itu ke tanah sebelum berulang kali menendang dan menarik rambut mereka.

Panti pijat itu berada di dalam Hotel Mount Beirut Baghdad di Karrada, lingkungan yang relatif aman di mana gereja-gereja dan bisnis internasional berada.

RA mengklaim pesan video itu menunjukkan anggotanya di dalam ruang tamu dengan kaus hitam bertuliskan nama grupnya, ketika mereka merusak panti pijat itu.

Dalam sebuah pernyataan milisi menuduh panti pijat dan toko minuman keras negara itu "berusaha merusak kaum muda dengan tujuan kotor yang dibuat oleh Amerika dan Israel."

Sehari setelah insiden itu, baik pemerintah Irak maupun lembaga keagamaan tidak membuat pernyataan publik yang mengutuk serangan itu.

RA dituduh terlibat dalam serangan lain termasuk, serangan pembakaran di markas Partai Demokrat Kurdistan (KDP) di Baghdad, partai Kurdi terkuat di negara itu, dan pembunuhan dua jurnalis TV Dijlah awal tahun ini (ps/pp)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Imbas Pandemi Iran Tutup Bisnis dan Batasi Perjalanan
Pandemi virus corona yang menonjak di Iran membuat otoritas negara itu menutup kegiatan bisnis dan batasi perjalanan
Penarikan Pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan dan Irak
Muncul reaksi yang beragam atas rencana Amerika Serikat (AS) menarik pasukan dari Afghanistan dan Irak mulai tahun depan
0
Panti Pijat di Irak Digerebek Milisi Syiah Pro-Iran
Belasan pria yang tergabung dalam milisi yang didukung Iran, gerebek panti pijat kelas atas di Ibukota Irak, Baghdad, menyerang karyawan perempuan