UNTUK INDONESIA
Nuansa Kental Jawa Klasik Gedung Milik Jokowi di Solo
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memiliki gedung bernuansa klasik yang disewakan untuk pesta di Solo. Saat ini gedung itu dikelola oleh Gibran.
Kemegahan gedung Graha Sabha Buana di Solo yang merupakan milik keluarga Presiden RI Joko Widodo. Kini gedung itu dikelola oleh Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Tagar/ Istimewa)

Solo – Nuansa Jawa terasa sangat kental di gedung Graha Sabha Buana, mulai dari ornamen hingga bentuk arsitektur bangunan. Warna cokelat mendominasi bagian pendopo gedung yang terletak di di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo itu.

Cita rasa Jawa makin terasa kental saat sayup-sayup terdengar suara alunan musk gamelan yang merupakan musik tradisional Jawa.

Di depan teras luas yang menjadi akses menuju hall, terlihat sederet tempat cuci tangan, baik di sisi kanan ataupun sisi kiri akses menuju ruang gedung utama. Tempat cuci tangan ini sebagai upaya penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Pepohonan rindang di halaman gedung membuat suasana terasa sejuk. Mendung yang menutupi sinar matahari siang itu, Jumat, 23 Oktober 2020, menambah sejuk suasana di sekitar gedung yang dibangun pada tahun 2002 ini.

Cerita Gedung Jokowi di Solo (2)Suasana khas Jawa klasik di dalam gedung Graha Sabha Buana, Solo yang merupakan milik keluarga Presiden RI Joko Widodo. Kini gedung ini dikelola oleh Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Tagar/ Sri Nugroho)

Gedung Graha Sabha Buana ini milik Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), dan terletak sekitar 250 meter dari kediaman pribadi keluarga Jokowi di Solo.

Graha Sabha Buana merupakan salah satu tempat terkenal di Kota Solo, tak jarang gedung ini digunakan untuk acara pernikahan, wisuda kampus dan beberapa acara lainnya.

Menampung 2 Ribu Tamu

Seorang wanita setinggi kurang lebih 165 cm terlihat anggun dengan paduan balutan batik dan hijab dengan warna senada menyambut kedatangan Tagar. Sapaan ramah dan iringan senyum tetap terpancar meski harus wajahnya tertutup masker.

Wanita itu bernama Sri Bekti Nawatmi, Manajer Operasional Gedung Graha Sabha Buana. Dia menjelaskan kondisi gedung, mulai dari tahun pembuatan, kapasitas, serta luasan gedung.

"Gedung ini didirikan diatas lahan dengan luas sekitar 4.000 meter persegi. Untuk luas hallnya sendiri sekira 1.000 meter persegi. Saat kondisi normal bisa menampung 2.000 tamu,” kata wanita yang akrab disapa Bekti itu.

Hamparan karpet merah terbentang dari bagian depan pintu masuk hingga di depan panggung yang ada di hall. Di sisi kanan dan kiri, keberadaan gebyok atau ornamen kayu khas Jawa menambah kental nuansa Jawa klasik. Terlebih dengan adanya ukiran pada plafon dan lampu gantung berukuran besar di tengah ruangan.

Sejumlah pekerja terlihat mempersiapkan dekorasi untuk acara pernikahan dengan nuansa kuning.

Kalau dari kebanyakan klien, setahu saya mereka memilih menggelar acara di Graha Sabha ini bukan karena pemiliknya seorang presiden. Namun lebih kepada daya tampung gedung yang banyak. Ini yang dicari masyarakat.

Mengenai tarif sewa gedung ini, dia mengatakan harganya mulai Rp 5 juta. Harga sewa tergantung event, fasilitas yang dipakai, hingga banyaknya tamu undangan yang hadir. “Untuk momen pandemi saat ini, ada diskon hingga Rp 10 juta,” ujarnya lagi.

Gedung Graha Sabha Buana menjadi saksi sejarah tersendiri bagi keluarga Presiden Jokowi. Dua dari tiga anak Jokowi yang sudah menikah, melangsungkan pernikahannya di gedung ini.

Cerita Gedung Jokowi (3)Tempat cuci tangan yang disediakan oleh pengelola Gedung Graha Sabha Buana, Solo, sebagai upaya penerapan protokol kesehatan di area gedung milik Presiden Jokowi, yang saat ini dikelola oleh Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Tagar/Sri Nugroho)

Putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang saat ini mengelola gedung tersebut, menikahi Selvi Ananda pada 11 Juni 2015. Ini merupakan hajatan mantu pertama Presiden Jokowi.

Kemudian diikuti Kahiyang Ayu yang melangsungkan pernikahan dengan Bobby Nasution pada 8 November 2017. Gedung Graha Sabha Buana menjadi saksi pernikahan kedua anak Presiden Jokowi ini.

Pada dua hajatan itu, masing-masing mendatangkan hingga 7.000 tamu undangan. Acara yang dibagi dalam beberapa sesi membuat ada begitu banyak tamu yang hadir.

Pesan Jokowi dan Iriana

Saat ini, lanjut Bekti, Jokowi sudah jarang mengunjungi gedung tersebut jika sedang berada di Solo. Namun berbeda dengan Iriana Jokowi. Sang istri masih sering berkunjung dan memperhatikan tanaman di area gedung.

“Bapak sudah sangat jarang datang ke sini kalau sedang di Solo, Tapi kalau Ibu masih cukup rutin. Area yang selalu menjadi perhatian Ibu adalah area taman,” kata Bekti menambahkan.

Bekti menunjuk tanaman-tanaman anggrek yang yang terdapat di pohon-pohon di halaman dengan gedung. “Ibu paling suka dengan anggrek. Beliau yang menginginkan anggrek-anggrek ini di pasang di pohon-pohon,” jelas Bekti sambil menunjuk pohon-pohon di halaman gedung.

Sementara, Jokowi juga punya pesan khusus kepada Bekti terkait keberadaan beberapa pohon di Graha Sabha, di antaranya kecik, melinjo dan kelapa gading.

“Bapak dari dulu suka pohon biji-bijian. Beliau selalu pesan kepada saya bahwa pohon-pohon ini jangan sampai punah. Harus terus dipertahankan. Namun untuk filosofi mendalamnya, saya kurang paham,” Bekti menegaskan.

“Kalau tidak salah, tanaman melinjo itu juga ditanam sendiri oleh Bapak sejak mulai dibangunnya gedung ini. Dulu mungkin tingginya paling 1,5 meter. Tapi sekarang sudah lebih dari 10 meter.”

Sedikit berbeda dengan suasana di hall dan halaman yang bernuansa Jawa klasik, kantor manajemen gedung yang terletak di bagian depan sisi selatan terlihat bergaya modern. Kata Bekti, dekorasi tersebut merupakan ide dari sang pemilik, Gibran, agar suasananya lebih kekinian. Gibran juga memiliki bisnis katering untuk melengkapi bisnis persewaan gedung tersebut.

“Karena kami juga menyediakan layanan mengelar acara pernikahan tidak hanya bernuansa Jawa saja namun juga gaya modern,” ucap Bekti lagi.

Terkait pandemi Covid-19, Bekti mengatakan Gedung Graha Sabha Buana ikut merasakan dampak yang cukup luar biasa, khususnya saat awal-awal pandemi. Bahkan pada bulan April hingga Juli 2020 gedung ini sama sekali tidak digunakan. “Alhamdulillah mulai Agustus, dengan protokol kesehatan yang ketat, sudah mulai bisa kembali beraktivitas,” jelas Bekti.

Cerita Gedung Jokowi di Solo (4)Dekorasi modern dan kekinian di management office gedung Graha Sabha Buana, Solo yang merupakan milik keluarga Presiden RI Joko Widodo. Kini gedung ini dikelola oleh Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Tagar/ Sri Nugroho)

Pengukuran suhu tubuh, wajib pakai masker, wajib jaga jarak dan wajib cuci tangan menjadi hal yang ditegakkan tegas. Kondisi pandemi ini juga membuat perawatan intensif dilakukan di sekitar gedung, termasuk penyemprotan dengan cairan disinfektan secara rutin.

Sementara itu sepasang suami istri yang juga warga sekitar gedung, Noviana Susanti dan Apriyadi Eko mengaku senang dapat melangsungkan pernikahan di Graha Sabha Buana.

“Kami menikah tahun 2012 silam. Tapi saat itu pak Jokowi belum menjabat jadi Presiden RI. Beliau masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta,” jelas Noviana.

Meski demikian, dia menjelaskan dia dan pasangan memilih melangsungkan resepsi pernikahan di gedung itu bukan karena Jokowi adalah seorang pejabat.

“Dulu pilih Graha Sabha Buana karena memang jarak dari rumah kami hanya sekitar 1 kilometer saja, jadi dekat rumah. Yang pasti daya tampungnya yang besar menjadi salah satu alasan mendasar, Apalagi kalau tidak salah, daya tampung taman parkirnya bisa lebih dari 150 mobil,” ucap Noviana. [] (PEN)

Berita terkait
Perjalanan Buruh Pabrik di Tangerang Meraih Mimpi
Seorang buruh pabrik di Tangerang yang mengisahkan perjalanan hidupnya mulai saat awal merantau hingga saat ini mendapatkan jabatan di kantornya.
Harapan Besar Pembuat Keripik Pisang Kepok di Bantaeng
Seorang pemuda di Bantaeng, Sulawesi Selatan memroduksi keripik pisang kepok dari bahan lokal di daerahnya. Ini harapannya pada pemkab setempat.
Kue Bolu Permintaan Anak Aceh yang Dibunuh Pemerkosa Ibu
Rangga, anak berusia 9 tahun yang dibunuh oleh pemerkosa ibunya di Aceh Timur ternyata memiliki permintaan terakhir yang tak sempat dipenuhi.
0
Nuansa Kental Jawa Klasik Gedung Milik Jokowi di Solo
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memiliki gedung bernuansa klasik yang disewakan untuk pesta di Solo. Saat ini gedung itu dikelola oleh Gibran.