UNTUK INDONESIA
Nicki Minaj Marah Atas Kematian George Floyd
Penyanyi kenamaan AS Nicki Minaj menyerukan kemarahan atas meninggalnya warga Amerika Serikat berkulit hitam George Floyd di tangan polisi.
Penyanyi ternama Nicki Minaj juga empati akan kematian George Floyd di tangan polisi Amrika Serikat dengan menyerukan, marahlah. (Foto: Instagram/@nickiminaj)

Jakarta - Penyanyi kenamaan Amerika Serikat Nicki Minaj melayangkan pernyataan keras terhadap tindakan rasis yang menewaskan George Floyd. Dia menunjukkan rasa marahnya lewat aksinya yang ikut turun ke jalan dalam demo membela George Floyd. 

Hal itu tampak dalam sebuah foto yang diunggah Nicki Minaj di Instagram miliknya @nickiminaj pada Selasa, 2 Juni 2020. Penyanyi 37 tahun itu meluapkan emosinya atas ketidakadilan yang menimpa warga berkulit hitam di Amerika Serikat itu. 

Mereka menembak kami dengan peluru karet dan menyemprotkan gas air mata berkali-kali.

"Mereka semua menyaksikan pria tak bersenjata mati dan tak melakukan apa-apa! Kenapa mereka memiliki peraturan berbeda? Biarkan suara kalian didengar. Marahlah. Orang kulit putih menggunakan kekerasan melawan kita sejak awal. Kita tak memulai kekerasan dan penjarahan," kata Nicki dalam bahasa Inggris seperti dikutip Tagar, Rabu, 3 Juni 2020.

Selain itu, dalam keterangan foto yang diunggah pelantun lagu 'Plain Jane' itu menceritakan Halsey sempat terkena peluru karet milik polisi yang bertugas menjaga.

"Kami melakukan aksi dengan damai. Tangan di atas. Tidak bergerak. Tidak melanggar batas. Mereka menembak kami dengan peluru karet dan menyemprotkan gas air mata berkali-kali. Masyarakat tidak ada yang memprovokasi mereka," ucap Nicki Minaj.

Nicki MinajNicki Minaj juga empati akan kematian George Floyd ditangan kepolisian Amrika Serikat dengan menyerukan, marahlah. (Foto: Instagram/nickiminaj)

Sementara itu Cole Sprouse yang ikut demo juga sempat ditangkap polisi. Dia melakukan unjuk rasa di Santa Monica, California. Mereka diberi pilihan untuk membubarkan diri atau ditahan.

"Sekelompok demonstran aksi damai, termasuk saya ditangkap kemarin di Santa Monica," tutur Nicki Minaj.

Tak hanya Nicki Minaj yang turun ke jalanan mengikuti demo demi membela keadilan untuk George Floyd, tapi juga Ariana Grande.

Penyanyi muda asal Amerika Serikat itu ketahuan turun ke jalan berdemo bersama dengan kekasihnya Dalton Gomez ketika salah seorang pemilik akun Twitter menyoroti pelantun lagu '7 Ring' itu.

Dalam video yang beredar sejak Minggu, 31 Mei 2020 melalui akun @greekjupiter itu tampak Ariana Grande menutup sebagian wajahnya dengan masker putih serta memegang selebaran kertas cokelat yang bertuliskan Black lives matter.

Dalam keterangan video disebutkan Ariana Grande protes turun ke jalanan untuk memperjuangkan kebenaran.

"Ariana Grande protes !!! kita membutuhkan lebih banyak selebritas dengan plataform besar yang mengangkat suara mereka dan memperjuangkan yang benar," tulis akun tersebut.

Sementara lewat akun Twitter pribadinya pelantun lagu 'Bang Bang' itu membagikan video suasana aksi demo yang berlangsung di jalanan.

Dalam video disematkan kalimat yang berbunyi "#arianagrande tepat di depan saya," tulis akun tersebut.

Ariana Grande tidak menampilkan foto dirinya sendiri di Twitter. Dia memilih memperlihatkan suasana demo di Beverly Hills dan West Hollywood yang damai dan jauh dari kekerasan.

"Aksi damai berjam-jam kemarin tak banyak diliput. Di Beverly Hills dan West Hollywood, kita berorasi, bernyanyi dan bersorak," kata Ariana Grande. []

Berita terkait
George Floyd Meninggal Buat Justin Bieber Anti Rasis
George Floyd meninggal di tangan polisi, sehingga hal itu turut mengundang empati Justin Bieber yang menyuarakan anti rasis secara vokal.
Ariana Grande Demo di Jalanan untuk George Floyd
Ariana Grande protes dan demo turun ke jalanan menyuarakan keadilan untuk George Floyd meninggal di tangan polisi.
George Floyd Meninggal, Lady Gaga: DonaldTrump Gagal
Lady Gaga menyebut Donald Trump gagal memimpin AS terkait meninggalnya George Floyd ditangan polisi.
0
Nicki Minaj Marah Atas Kematian George Floyd
Penyanyi kenamaan AS Nicki Minaj menyerukan kemarahan atas meninggalnya warga Amerika Serikat berkulit hitam George Floyd di tangan polisi.