UNTUK INDONESIA
Newcastle Gigit Jari, Bale Tolak Kembali ke Inggris
Pemain sayap Real Madrid Gareth Bale tak akan kembali dan bermain di Liga Premier Inggris. Newcastle United yang ingin merekrutnya pun gigit jari.
Pemain sayap Real Madrid Gareth Bale tak akan kembali dan bermain di Liga Premier Inggris. Newcastle United yang ingin merekrutnya pun gigit jari. (Foto: thesun.co.uk)

Jakarta - Pemain sayap Real Madrid Gareth Bale tidak akan kembali dan bermain di Liga Premier Inggris. Dia berharap bisa menyelesaikan kontrak di Madrid. Newcastle United pun terpaksa gigit jari karena gagal memboyong Bale. 

Bale menjadi target pembelian Newcastle bila sudah mendapat dana dari investor anyar. Tak hanya itu, mantan klubnya, Tottenham Hotspur, juga tertarik ingin memboyong pemain tim nasional Wales ini. 

Namun harapan memboyong Bale harus pupus. Agennya, Jonathan Barnett, mengatakan pemain berusia 30 itu tidak akan meninggalkan Madrid. Bahkan Barnett memastikan kliennya ingin menutup karier di Los Blancos

"Seperti yang saya katakan, dia sudah bahagia di Madrid. Dia punya gaya hidup yang bagus. Jadi, saya tidak melihat alasan dia ingin menutup karier di luar Madrid," kata Barnett kepada BBC.

"Kehidupan ini yang memang dia inginkan. Secara finansial, dia sudah mendapatkan semuanya, untuk sisa hidupnya, anak-anak dan cucunya," ujar dia. 

Bale memang sudah merasa nyaman. Apalagi dirinya merupakan salah satu pemain dengan gaji tertinggi di klub tanpa perlu bekerja keras karena jarang dimainkan pelatih Zinedine Zidane

"Jadi sulit dipercaya bila dia ingin kembali dan bermain di Liga Premier," ujarnya. "Ia sudah memenangi semuanya, kecuali Piala Dunia. Persoalannya, dia bermain untuk Wales dan memang ada beberapa hal yang di luar jangkauannya," kata Barnett.

"Jadi sulit dipercaya bila dia ingin kembali dan bermain di Liga Premier," ujarnya. 

Bale Termasuk Pemain yang Ingin Dijual Madrid

Meski tidak ingin pergi dari Madrid dan ingin menuntaskan kontraknya yang tersisa 2 tahun lagi, namun bukan berarti Bale tak tersentuh. Bahkan dia termasuk salah satu dari 11 pemain yang hendak dijual klub. Tak hanya itu, Bale menempati peringkat atas bersama James Rodriguez sebagai pemain yang ingin secepatnya dilego Madrid. 

Gaji tinggi Bale membuat klub tak ingin rugi karena dirinya jarang dimainkan Zidane. Kontribusinya pun amat minim. Bale hanya mencetak 2 gol di La Liga Spanyol musim ini. Ironisnya, dia terakhir kali mencetak pada September tahun lalu saat Madrid bermain imbang 2-2 melawan Villarreal. 

Hubungan Bale dengan Zidane pun kurang harmonis. Saat pelatih asal Prancis ini meninggalkan Madrid pada 2018, dia merekomendasikan untuk mempertahankan Cristiano Ronaldo dan menjual Bale. 

Namun yang dilakukan klub justru kebalikannya. Ronaldo dijual ke Juventus dan Bale yang dipertahankan. Buntutnya, juara Liga Champions 13 kali ini kelimpungan. Saat Zidane kembali untuk menyelamatkan tim, dirinya pun lebih sering membangkucadangkan Bale. 

Meski Bale merasa bahagia dan tak ingin pergi, Madrid bersikap sebaliknya. Klub ingin segera menjual sang pemain. []

Berita terkait
Real Madrid Tawarkan Eden Hazard untuk Gaet Mbappe
Real Madrid ingin menukar Eden Hazard dengan pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe. Hazard gagal penuhi ekspetasi sehingga dilepas Madrid.
Gareth Bale Buka Suara Soal Masa Depannya
Pemain sayap Real Madrid Gareth Bale buka suara soal masa depannya. Bila meninggalkan Madrid, dia justru ingin bermain di Amerika Serikat.
Real Madrid Cuci Gudang, Bale dan 11 Pemain Dibuang
Real Madrid akan cuci gudang dengan membuang banyak pemain yang gagal berkontribusi. Termasuk Gareth Bale dan James Rodriguez yang bakal dilepas.
0
Newcastle Gigit Jari, Bale Tolak Kembali ke Inggris
Pemain sayap Real Madrid Gareth Bale tak akan kembali dan bermain di Liga Premier Inggris. Newcastle United yang ingin merekrutnya pun gigit jari.