UNTUK INDONESIA
Mualem, Kombatan GAM Terjun ke Dunia Politik
Kombatan GAM ini bernama asli Muzakir Manaf, orang-orang memanggilnya Mualem.
Muzakir Manaf dengan panggilan Mualem. (Foto: RiauSky)

Jakarta, (Tagar 21/2/2019) - Muzakir Manaf atau Mualem, kombatan GAM menjadi Ketua Pemenangan calon presiden nomor urut dua (02) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Aceh. Keputusan politik yang dipilihnya ini, karena inginkan Aceh lebih sejuk di masa yang akan datang.

"Mudah-mudahan Aceh lebih sejuk di masa depan. Saya yakin dan percaya karena beliau tegas dan jujur," ujarnya.

Sosok Mualem ini sebenarnya tidak asing di telinga masyarakat Aceh, apalagi publik yang mengetahui Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Karena Mualem adalah Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Selain itu, pasca GAM terhenti, Mualem pun terjun ke dunia politik. Dia menjadi Ketua Umum Partai Aceh (PA) dan menjadi Wakil Gubernur Aceh periode 25 Juni 2012 hingga 25 Juni 2017.

Mualem Punya Jabatan Penting

Mualem tercatat punya sejarah penting saat berjuang dalam GAM. Ia sudah bergabung dengan GAM sejak usia dini. Dirinya, bahkan pernah dikirimkan ke Libya untuk mengikuti pendidikan militer bersama sejumlah pemuda Aceh pada 1986 hingga 1989, di Camp Tajura.

Pada tahun 1998 hingga 2002, Mualem dipercaya menjadi Panglima Gerakan Aceh Merdeka di Wilayah Pase. Kemudian pada tahun 2002 hingga 2005, Mualem menggantikan Abdullah Syafi'i yang wafat pada 22 Januari 2002, menjadi Panglima Gerakan Aceh Merdeka.

Mualem adalah nama yang disematkan oleh masyarakat Aceh pada Muzakir Manaf. Kenapa? Karena saat masa perang Aceh, Mualem dinilai sebagai seseorang yang memiliki pengetahuan tinggi tentang ilmu kemiliteran dan kemampuan untuk melatih pasukannya. Maka dari itu 'Mualem' disematkan menjadi panggilannya hingga kini.

Terjun ke Dunia Politik

Ketika GAM bubar, muncul Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005. Kemudian, dibentuk wadah transisi mantan kombatan GAM ke masyarakat sipil biasa yaitu Komite Peralihan Aceh (KPA). Sejak itu, Mualem menjadi Ketua KPA hingga masa sekarang.

Pada tahun 2007, pria kelahiran 3 April 1964 yang terjun ke dunia politik menjadi Ketua Umum Partai Aceh dan berhasil menjadi Wakil Gubernur Aceh periode 25 Juni 2012 hingga 25 Juni 2017.

Kini Mualem melebarkan sayapnya tidak hanya di partai lokal saja. Mualem, menjadi Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra untuk Provinisi Aceh sekaligus Ketua Pemenangan Prabowo-Sandi di Aceh. []

Berita terkait
0
Chelsea Vs Lille, Motivasi Tinggi Pemain Muda
Pemain muda Chelsea termotivasi membawa tim lolos ke 16 Besar Liga Champions saat menghadapi Lille, Rabu 11 Desember 2019 dini hari WIB.