UNTUK INDONESIA
MPR Pertanyakan Prabowo Jadi 'Bos' Lumbung Pangan
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengkoreksi pemerintah soal lumbung pangan atau food estate yang dipercayakan Presiden Jokowi kepada Menhan Prabowo.
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan di Pulang Pisang Kalteng, Kamis, 9 Juli 2020. (Foto: Sekretariat Presiden)

Jakarta - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengkoreksi pemerintah soal lumbung pangan atau food estate yang dipercayakan Presiden Joko Widodo untuk menjadi tanggung jawabnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. 

Menurut politisi Partai Demokrat itu, seharusnya penanggung jawab lumbung pangan adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. 

Ini salah satu catatan dari kami

"Jadi yang terlibat kalau menyangkut masalah food estate, kalau bisa yang menjadi domain penanggungjawabnya, kalau bisa ya Menteri Pertanian, jangan Menteri Pertahanan, misalkan," kata Syarief di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

Baca juga: Pulihkan Pariwisata, Jokowi Anggarkan Rp 14,4 Triliun

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif HasanWakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan (Foto: Nuranisa)

Syarief menambahkan, Menhan Prabowo tetap bisa terlibat dengan berkoordinasi dan bersinergi. Namun, menurut dia tetap yang bertanggung jawab adalah pihak yang paling mengetahui tentang bidang food estate. 

"Bisa berkoordinasi dan disinergikan dengan Menteri Pertahanan, tapi tetap yang bertanggung jawab yang paling mengetahui tentang itu tersendiri," ucap Syarief. 

Ia mengatakan masalah mendasar yang terjadi sekarang adalah bagaimana para menteri bisa menterjemahkan misi presiden di lapangan pekerjaannya. 

Terlebih, menurut Syarief, di masa pandemi dan kesulitan ekonomi saat ini, secara eksplisit, Presiden Jokowi dalam pidatonya menyatakan masih optimistis bisa menangani persoalan bangsa itu. 

Baca juga: Jokowi Komitmen Berantas Korupsi di Indonesia

Namun, masyarakat berharap di lapangan, setiap misi yang dilakukan oleh pemerintah melalui para menteri yang bertanggung jawab harus bisa transparan dan akuntabel, agar sesuai prosedur yang ditetapkan. 

"Kami juga menyikapi agar setiap misi yang dilakukan itu dilakukan transparan dan akuntabel. Saya pikir (food estate) ini merupakan jalan keluar bagaimana mengatasi dan mengantisipasi akibat dari pada pandemik Covid-19 ini. Namun, kami mengharapkan ini dilakukan secara transparan, akuntabel dan betul-betul sesuai dengan prosedur yang diinginkan. Ini salah satu catatan dari kami," ujar Syarief. []

Berita terkait
Pesan Jokowi Kepada Para Tenaga Medis Covid-19
Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dokter, tenaga kesehatan Covid-19.
Jokowi dan Momentum Indonesia Kejar Ketertinggalan
Presiden Joko Widodo optimis Indonesia bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Jumatan dengan Jokowi, Ma'ruf Amin Khotbah Kemerdekaan
Wakil Presiden Maruf Amin di Masjid Baiturrahim, menyampaikan khutbah dengan tema kemerdekaan di depan Presiden Jokowi.
0
Pandemi, Kredit Bank Jatim ke UMKM Naik 12,24 Persen
Bank Jatim mencatat pertumbuhan penyaluran kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar 12,24 persen menjadi Rp 6,46 triliun.