Indonesia
Mereka yang Tetap Dipertahankan Jadi Menteri Jokowi
Peneliti CSIS Arya Fernandes meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mempertahankan beberapa menteri di Kabinet Kerja.
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara/Syaiful Hakim)

Jakarta - Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mempertahankan menteri yang bekerja secara profesional dan berprestasi, termasuk menteri dari kalangan partai politik.

Arya Fernandes menyebutkan faktor loyalitas dan kinerja di periode pertama, akan menjadi pertimbangan. Hal lain yang dinilai juga adalah 'jalan tengah' dengan memilih politisi parpol yang juga profesional. 

Selain itu, memiliki jaringan kuat di partai agar kebijakan-kebijakan strategis bisa didukung oleh dewan.

"Artinya dia orang partai, tetapi punya kompetensi yang baik di bidangnya, jadi politisi profesional. Ini akan menjadi jalan tengah, apalagi ada isu partai pengusung 02 (Prabowo-Sandi) akan bergabung juga," kata Arya.

Menurut dia, selain soal kinerja internal, Jokowi akan melihat kemampuan menteri tersebut bekerja sama dengan kementerian lain di kabinet. Termasuk juga kecocokan atau Chemistry antara Jokowi dengan menteri tersebut.

Menteri-menteri yang bisa memenuhi target yang diberikan Jokowi kemungkinan juga akan dipertahankan.

 Ekonom Centre of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah memperkirakan, akan ada dua menteri di bidang ekonomi yang saat ini menjabat diganti oleh tokoh baru.

"Pergantian ini untuk menyesuaikan target Presiden di periode kedua," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara mengakui ada beberapa menteri lama yang masih cocok untuk kepentingan lima tahun ke depan. Namun, soal pemilihan adalah hak prerogatif presiden.

"Ada beberapa menteri kita lihat sukses. Menteri yang ada sekarang tidak perlu dibongkar pasang lagi. Kalau saya lihat masih cocok dan kompeten. Menurut saya dipertahankan karena terbukti bagus kinerjanya," ucapnya. []

Berita terkait
0
Pegawai dan Narapidana, Gotong Royong Hidupkan Lapas
Sejumlah narapidana dengan pegawai kompak membersihkan puing sisa kebakaran di lapas Papua Barat. Hingga saat ini belum semua warga binaan kembali.