UNTUK INDONESIA
Menyimpan Rahasia Bisa Mengganggu Kesehatan? Begini Penjelasannya
Menyimpan rahasia itu berat bahkan bisa mengganggu kesehatan. Berikut penjelasan berdasarkan penelitian para ahli.
Ilustrasi. (Foto: The Lonely Together)

Jakarta, (Tagar 17/9/2018) - Memegang satu rahasia itu berat. Mungkin Anda tidak bisa melakukannya. Orang yang menyimpan rahasia akan merasakan kecemasan yang berlebihan. Pada akhirnya, sebagian orang akan melanggar janji dan membocorkan rahasia pada orang lain.

Sebuah studi dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology dikutip dari Psychology Today, menunjukkan upaya peneliti untuk melihat efek dari memegang rahasia dan bagaimana menjaga rahasia dapat merusak kesehatan manusia. Periset bertanya kepada peserta tentang 38 kategori rahasia umum. Ternyata, kebanyakan orang memegang 13 jenis rahasia.

Rahasia akan mempengaruhi tindakan dan pemikiran seseorang. Sebagian orang akan mengambil tindakan seperti berbohong atau memiliki pemikiran ekstra-relasional. Semakin besar rasa takut akan melanggar kepercayaan, semakin banyak pengaruh rahasia pada kondisi mental. 

Anda bisa saja merasa cemas dan depresi karena khawatir akan keceplosan sebelum bicara dengan seseorang. Berpikir tentang rahasia dapat mempengaruhi kesehatan Anda!

Berdasarkan teori pemikiran supresi psikolog sosial Daniel Wegner, ketika kita mencoba untuk tidak memikirkan sesuatu, kita malah akan memikirkannya lebih sering. Profesor Michael Slepian penulis utama dari studi rahasia, mengatakan stressor terbesar adalah saat rahasia datang ke dalam pikiran kita dan mengganggu pemikiran kita.

Jadi, untuk menjaga kesehatan mental agar tidak terbebani rahasia, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengakui bahwa pikiran Anda selalu tertuju pada informasi yang tidak boleh disebarkan tersebut. Kemudian, Anda mungkin merasa bersalah karena telah tidak jujur pada orang lain. Setelah itu, Anda bisa mencba beberapa teknik berikut ini untuk menyelaraskan pikiran.

Menuliskan rahasia dalam jurnal pribadi. Jurnal dapat membantu menjelajahi dan meringankan emosi Anda. Menuliskan pemikiran dalam jurnal dapat membantu Anda untuk melihat alasan menyimpan rahasia secara obyektif.

Memberi tahu rahasia pada orang lain yang tidak terlibat. Misalnya, Anda menyimpan rahasia dari manajer terkait rekan kerja di kantor, maka informasi tersebut bisa diceritakan pada pasangan. Memang, pada akhirnya Anda jadi membocorkan rahasia ini. Tetapi, tindakan ini lebih baik daripada Anda memendam rahasia.

Mengubah fokus Anda menjadi sesuatu yang lebih produktif. Anda bisa menyibukkan diri dengan pekerjaan atau hobi yang bisa mengalihkan pikiran dari rahasia.

Mengubah mood Anda dengan musik atau game. Dengan begitu, Anda tidak terperosok ke dalam kegelisahan tentang rahasia.

Kembali kepada orang yang menitipkan rahasia. Tanyakan kejelasan lebih lanjut tentang apa yang harus disembunyikan dan apa yang bisa dibagikan. Hal ini untuk membantu meringankan sebagian beban pada pundak Anda.

Melepaskan rahasia dengan orang asing lebih baik daripada memegangnya dengan erat dalam pikiran Anda. Sadari rahasia Anda, dan jangan biarkan rahasia mengonsumsi energi mental dan fisik. Sebisa mungkin, Anda harus menghindari rahasia orang lain. []

Berita terkait
0
Henry Yoso Bakal Kasuskan Andi Arief dengan UU ITE
Politikus PDIP Henry Yosodiningrat bakal kasuskan politikus Partai Demokrat Andi Arief dengan delik pencemaran nama baik dalam UU ITE.