UNTUK INDONESIA
Mengharukan! Isak Tangis Rakyat, Iringi Kremasi Raja Thailand, Lihat Videonya
Isak tangis kesedihan rakyat Thailand, tetabuhan genderang dan tiupan seruling kuno mengiringi proses kremasi mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, Kamis (26/10).
Isak tangis kesedihan rakyat Thailand, tetabuhan genderang dan tiupan seruling kuno mengiringi proses kremasi mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, Kamis (26/10). (Foto:Ist)

Bangkok, (Tagar 26/10/2017) - Isak tangis kesedihan rakyat Thailand, tetabuhan genderang dan tiupan seruling kuno mengiringi proses kremasi mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, Kamis (26/10).

Ratusan ribu pelayat berbaris di jalanan Bangkok untuk menyaksikan prosesi pemakaman itu, dengan bangunan-bangunan di jalur pemakaman berhias bunga marigold kuning pada malam perabuannya.

Para pelayat, yang berpakaian hitam, bermalam di terpal tipis di trotoar dekat Istana Raja Bangkok agar dapat melihat pemakaman dengan baik.

"Ini ucapan selamat tinggal terakhir. Saya sangat mencintai dan merindukannya. Sangat sulit menjelaskannya," kata Pimsupak Suthin (42) sambil menangis. Ia melakukan perjalanan ke Bangkok dari provinsi utara, Nan, untuk melihat pemakaman itu.

Ini video prosesi kremasi Raja Thailand

Para pejabat yang berpakaian biru dan oranye mengeluarkan guci emas simbolis dari balai tahta Dusit Maha Prasart pada awal upacara tersebut.

Jasad raja itu, yang terbaring di istana sejak kematiannya setahun lalu, dipindahkan ke tempat perabuan pada Rabu malam.

Raja baru Maha Vajiralongkorn, putra tunggal Raja Bhumibol, tiba di Istana Raja mengenakan seragam merah beserta kedua putri dan anak laki-lakinya.

Dia memimpin nyanyian rohani saat guci itu dilepas oleh tentara dan dimasukkan ke kereta emas. Anggota penting lain dari keluarga kerajaan Thailand berjalan di belakang guci tersebut.

Semua stasiun televisi di Thailand menyiarkan upacara yang membangkitkan citra kolosal Siam, nama Thailand terdahulu.

Pejabat yang bertanggung jawab atas upacara tersebut mengatakan bahwa sekitar 110.000 anggota warga berkumpul di dekat tempat kremasi dan 200.000 lagi berada di daerah berdekatan di pusat sejarah kota tersebut menurut siaran kantor berita Reuters. (ant)

Berita terkait
0
PSIM Vs Persis Rusuh, Mobil Polisi Ikut Terbakar
Pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo berujung keributan. Mobil polisi dibakar dan dirusak usai laga yang dimenankan Persis 3-2.