Jakarta, (Tagar 8/3/2019) - Debat pilpres ketiga pada 17 Maret 2019 akan mempertemukan calon wakil presiden nomor urut 01 Kiai Ma'ruf Amin dan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Hanya cawapres versus cawapres saja dalam sesi ini. Tidak ada capres.

Debat ketiga nanti mereka akan diarahkan pada pembahasan masalah-masalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan.

Menebak akan seperti apa jalannya debat ketiga nanti, berikut ini bincang-bincang Tagar News bersama Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati, Jumat (8/3).

Akan seperti apa penampilan dua cawapres nanti? Apakah saling menyerang atau bagaimana?

Saya pikir mungkin bukan saling serang namun condong pada sikap segan Sandiaga untuk berdebat dengan Kiai Ma'ruf karena mungkin faktor senioritas secara umur dan ulama.

Isu apa yang kira-kira dibahas dalam tema pendidikan?

Isu kesetaraan pelayanan kualitas pendidikan antar Jawa / Non Jawa, isu pendidikan inklusif terutama bagi berkebutuhan khusus, kesetaraan gender dalam partisipasi sekolah.

Isu apa yang kira-kira dibahas dalam tema kesehatan?

BPJS mungkin jadi titik sentral karena soal pembiayaan subsidi yang membengkak.

Isu apa yang kira-kira dibahas dalam tema ketenagakerjaan?

Perlindungan pekerja migran Indonesia, cuti hamil, pengurangan jam kerja.

Isu apa yang kira-kira dibahas dalam tema sosial?

Polarisasi sosial, ketimpangan, kemiskinan.

Isu apa yang kira-kira dibahas dalam tema kebudayaan?

Penguatan kearifan lokal dalam muatan lokal, afirmasi pemerintah terhadap kepercayaan lokal di KTP,  pemberian konsesi lahan bagi orang asli.

Bagaimana saran Anda untuk dua cawapres tersebut?

Untuk berdebat konstruktif dan bukan saling menggurui.

Apa keunggulan dan kelemahan Kiai Ma'ruf?

Keunggulan MA: kharismatik, punya massa loyalis dan lebih berpengalaman. Kelemahan: kadang sukar dibantah.

Apa keunggulan dan kelemahan Sandi?

Keunggulan SU: lebih berpikiran terbuka dan dinamis. Kelamahannya: mudah terbawa perasaan.

Kira-kira bakal menarik atau tidak, debat ketiga nanti?

Saya kira mungkin akan monoton, karena saya pikir besar kemungkinan bukan debat tapi lebih pada penyampaian orasi masing-masing kubu. Mungkin Kiai Ma'ruf lebih ofensif pada Sandi karena faktor usia dan pengalaman. []

Baca juga: