Editor : Mila Yefriza
Menag Rapat Bareng Pimpinan DPR, Usul Insentif Guru Madrasah Honorer Rp 1,5 Juta. (Foto: Tagar/Dok ist)
Menag Rapat Bareng Pimpinan DPR, Usul Insentif Guru Madrasah Honorer Rp 1,5 Juta
30 June 2026 | 16:29

TAGAR.id, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan, dirinya menghadiri rapat bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, serta sejumlah menteri untuk membahas solusi bagi guru madrasah non-ASN atau honorer.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah dan DPR membahas sejumlah skema, mulai dari pemberian insentif hingga prioritas pengangkatan guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Saya juga ingin menyampaikan, di sini tidak masuk Bapak Ibu. Tadi pagi kami memenuhi undangan pimpinan DPR. Tadi ada Pak Cucun dengan Pak Dasco ya, Mensesneg, Menteri Keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan juga Kementerian PAN-RB membicarakan guru yang non-ASN itu dan disebutkan beberapa, dijelaskan beberapa simulasi," kata Nasaruddin dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut Nasaruddin, persoalan guru honorer di bawah Kementerian Agama relatif lebih sederhana dibandingkan dengan guru honorer di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah karena tidak berkaitan langsung dengan kondisi keuangan pemerintah daerah.

"Dari Kementerian Agama mungkin lebih persoalannya konkret ya, tidak terlalu njelimet seperti di Kemendikdasmen yang bersentuhan langsung dengan situasi keuangan pemerintah daerah," ujarnya.

Artikel Asli