UNTUK INDONESIA
Mayat Bayi Gegerkan RS Wahidin Sudirohusodo Makassar
Sesosok bayi ditemukan tak bernyawa di ruang perawatan Lontara, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar. Ini identitas ibu dari bayi tersebut.
Kapolsek Tamalanrea Kompol Syamsu Bachtiar saat menyambangi Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Sesosok bayi ditemukan tak bernyawa di ruang perawatan Lontara, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo. Bayi malang yang baru dilahirkan ini, anak dari seorang penjaga pasien, Bertha Ingelin Pongawa, 36 tahun, warga Jalan Lingkungan, Kecamatan Sario, Sulteng.

Mayat bayi ini pertama kali ditemukan oleh perawat yang sementara bertugas di perawatan Lontara. Ia menemukan bayi itu dalam keadaan tak bernyawa yang sudah berwarna biru dan kemudian terbungkus didalam plastik hitam bercampur pakaian.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsu Bachtiar mengatakan, adanya informasi terkait adanya mayat bayi yang ditemukan di Rumah Sakit Wahidin, ia langsung ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo.

Artikel lainnya: Penemuan Mayat Gegerkan Warga Parepare

"Adanya informasi tersebut, kami langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan kepala Rumah Sakit Wahidin Dr. Halik Saleh serta mengamankan tempat penemuan mayat bayi itu," ucap Syamsu Bachtiar kepada Tagar, Rabu 17 Juli 2019.

Penemuan mayat ini bermula dari keluarga pasien mengeluhkan adanya bau busuk dalam ruangan dan kemudian keluarga pasien lainnya ini menanyakan hal tersebut kepada perawat jaga. Perawat jaga saat itu mengatakan bahwa bau busuk itu bukan berasal dari pasien melainkan keluarga atau penjaga pasien.

Saksi inivpun bersama beberapa perawatan mencari tahu sumber bau tersebut dan melihat seorang ibu yang diduga keluarga pasien baring dlantai beralaskan tikar dan terlihat pucak serta dengan kondisi perut yang besar. Melihat ibu itu, beberapa perawat mengedukasi dan menganjurkan agar segera berobat ke IGD RS Wahidin Sudirohusodo.

Ibu bayi ini dari sejak pagi terlihat lemah dan perut besar. Sehingga diajak untuk berobat tapi tidak mau meski telah beberapa kali diminta oleh pihak rumah sakit

Tepat pukul 10.00 Wita, saksi yang penasaran dengan ibu tersebut kembali menyambangi ruangannya. Naasnya, saksi tersebut melihat adanya darah berceceran dilantai sehingga langsung memanggil perawat jaga lainnya untuk mengevakuasi ibu itu ke ruang IGD.

Artikel lainnya: Mayat di Kanal Makassar Korban Pembunuhan

Setelah dilakukan pemeriksaan di ruang IGD, pihak dokter memvonis bahwa ibu ini baru saja melahirkan. Sehingga, perawat lainnya langsung berkoordinasi dengan ruang perawatan Lontara agar mencari bayi ibu penjaga pasien itu.

"Perawat mencari bayi di toilet tapi tidak dtemukan kemudian masuk ruangan mengecek semua barang dan membuka kanton plastik hitam yang berisi baju dan bayi yang sudah membiru," pungkasnya.

Hingga saat ini ibu bayi malang itu, masih tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Sementara kasus ini ditangani langsung oleh Polsek Tamalanrea. []

Berita terkait
0
Perlambatan Ekonomi RI Jadi Sorotan Bank Dunia
Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi sorotan Bank Dunia. Bank Dunia memprediksi Indonesia hanya akan mampu tumbuh di level 5 persen.