UNTUK INDONESIA
Masih Ada Pungli Izin Investasi, Bos BKPM: Laporkan
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia merasa geram dengan masih adanya praktik pungli dalam pengurusan izin investais.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia ditunjuk pemerintah Indonesia ke pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. (Foto: Antara/Astrid Faidlatul Habibah)

Jakarta- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia merasa geram dengan masih adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan izin investasi. Untuk itu, ia meminta agar praktik pungli terkait investasi segera dilaporkan ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat. "Kalau masih ada pungli, tolong laporkan saja ke DPMPTSP," katanya di Sorong, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 27 Februari 2020.

Menurutnya, DPMPTSP akan membantuk untuk melaporkan ke polisi. BKPM sudah ada nota kesepahaman langsung dengan Kapolri dan Kejaksaan Agung untuk pengamanan investasi. "Laporkan saja!" ujar Bahlil, saat bertemu dengan para Kepala DPMPTSP Provinsi Papua Barat dan Kabupaten/Kota di wilayah Papua Barat, serta beberapa perusahaan yang berinvestasi di Papua Barat.

Pertemuan itu merupakan bagian dari komitmen BKPM dalam melakukan pengawalan investasi. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi, antara lain terkait infrastruktur, regulasi, pembebasan lahan, dan adanya pungutan liar.

"Menurut saya, peluang menciptakan lapangan kerja dapat tercipta atas dasar persamaan pandang antara pemerintah dan pengusaha," ujar seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Bahlil juga menyampaikan kepada perusahaan terkait adanya permasalahan lahan yang harus diselesaikan dengan sistem adat, perusahaan harus hati-hati dalam melakukan sosialisasi dengan penduduk setempat. "Menjalankan bisnis di Papua itu mudah, asal kalian masuknya pas dan benar. Perlu perhatian khusus dalam konteks sosialisasi dengan rakyat," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Papua Barat juga menyampaikan beberapa usulan. Antara lain terkait anggaran dalam melakukan pengawalan investasi. Banyak perusahaan yang sulit sekali menyampaikan data realisasi investasinya.

Selain itu, Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi Papua Barat, Bungaran Sitanggang menyampaikan masih kurangnya keterbukaan investor terkait masalah-masalah yang dihadapi di lapangan. "Kami harap investor dapat lebih terbuka menyampaikan masalahnya, sehingga kami dapat bantu memfasilitasi permasalahan yang dihadapi," katanya,

Menanggapi hal tersebut, Bos BKPM menyampaikan saat ini BKPM akan segera mengajukan dana alokasi khusus (DAK) ke Bappenas. "Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi saat Rakornas Investasi 2020 minggu lalu, DAK akan diberikan sebagai tambahan anggaran 2020 ini," ucap Bahlil.[]

Baca Juga:

Berita terkait
BKPM Klaim Investasi 2019 Lampaui Target Rp 800 T
BKPM menyatakan realisasi investasi sepanjang 2019 telah menembus angka Rp 809,6 triliun.
Kata HIPMI Saat Jokowi Beri Izin Investasi BKPM
Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming menanggapi keputusan Jokowi kembalikan perizinan investasi ke BKPM yang dikepalai Bahlil Lahadalia.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Mata Masyarakat
Bahlil Lahadalia resmi dilantik oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
0
11 Tips Cegah Kantuk Saat Berpuasa
Tak sedikit orang kerap merasakan kantuk saat berpuasa. Berikut tips mudah mencegah kantuk tersebut.