Luhut Minta Potensi Wisata Digabung Gerakan Bangga Buatan RI

Menko Luhut ingin potensi wisata diexplore lalu digabung dengan kampanye bangga buatan Indonesia.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.(Foto:Tagar/Kemenko Marves)

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengunjungi Pameran Beli Kreatif Danau Toba. Pameran yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga 21 Februari 2021 ini, memamerkan makanan serta kerajinan khas Toba di Serpong.

Potensi ini akan terus kita explore dan kita dorong, dan kita gabungkan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia, agar eksistensi destinasi Danau Toba semakin baik.

“Pameran ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong 5 (lima) Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan produk-produk lokal,” tutur Menko Luhut belum lama ini. 

Dalam pameran tersebut, masyarakat dapat membeli produk unggulan sekaligus menikmati kuliner khas Toba, Sumatera Utara. Selain itu, Kemenparekraf juga melaksanakan berbagai kegiatan di Toba, termasuk Launching Beli Kreatif Danau Toba secara virtual pada Sabtu 20 Februari 2021 dari Kabupaten Dairi dan Kota Balige, Sumatera Utara.

Adapun tema "Beli Kreatif Danau Toba" diinisasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif didasari oleh banyaknya potensi pariwisata serta tingginya wisatawan domestik ke Danau Toba. 

“Potensi ini akan terus kita explore dan kita dorong, dan kita gabungkan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia, agar eksistensi destinasi Danau Toba semakin baik,” jelas Wamen Parekraf Angela dalam kesempatan yang sama.

Pameran ini, juga bertujuan meningkatkan kesadaran dan keinginan masyarakat berbelanja serta menggunakan produk lokal. 

“Ke depannya akan kita adakan roadshow mengenai DPSP dengan mengajak para Artisan Lokal yang berada di kabupaten sekitar wilayah wisata,” tambahnya.

Keberadaan produk unggulan buatan artisan lokal akan terus didorong oleh pemerintah. Adapun saat ini terdapat kurang lebih 64 juta usaha yang telah berkembang dan akan diarahkan untuk memasuki dunia digital. Pelaku usaha akan menggunakan QRIS (QR Code Indonesian Standard) sebagai metode dalam bertransaksi. 

“Diharapkan melalui hal ini dapat membantu meningkatkan minat dan kualitas pengalaman wisatawan yang datang ke 5 DPSP,” sebut Angela.

Dengan pengembangan pariwisata serta UMKM, tentu akan mendorong terbukanya lapangan kerja yang baru. Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden untuk terus mengapresiasi budaya lokal dan menyejahterakan masyarakat.

“Saya harap melalui kegiatan ini, dapat membuat masyarakat menyadari serta mengenali potensi wisata yang ada di Indonesia, serta dapat mendukung perekonomian masyarakat,” tandas Menko Luhut. [] 

Berita terkait
Menko Luhut Ingin Seluruh Aspek Pariwisata Toba Terintegrasi
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan ingin seluruh aspek pariwisata Toba terintegrasi agar dapat merangkai simpul ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Tiga Hari Keliling Toba, Menko Luhut: Kita Jangan Motong Hutan
Menko Luhut Binsar Pandjaitan tiga hari di Danau Toba, Sumut, meninjau sejumlah proyek strategis nasional.
Menko Luhut Beberkan Kolaborasi RI-Jepang Masalah Lingkungan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, melaksanakan Pertemuan Bilateral Tingkat Menteri dengan Jepang membahas masalah lingkungan.
0
DPR RI: Indonesia Tak Dapat Kuota Haji 2021
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Indonesia tidak mendapat kuota haji 2021 dari Pemerintah Arab Saudi.