UNTUK INDONESIA
Kuota CPNS Maros Hanya 204 Orang
Tes CPNS di Kabupaten Maros di mulai Rabu 19 Februari 2020. Sebanyak 4.124 pendaftar memperebutkan kouta 204 orang.
Suasana pelaksanaan ujian CPNS lingkup Pemkab Maros, Rabu, 19 Februari 2020. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Maros - Pelaksanaan Tes Seleksi Kompotensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Maros lingkup Kabupaten Maros di mulai Rabu, 19 Februari 2020 di Gedung Serbaguna Maros. Pelaksanaan CAT CPNS Maros akan berlangsung selama dua hari.

“Tahun ini, ada sekitar 4.124 pendaftar CPNS di Maros. Sementara kuota yang diterima hanya 204 orang. Peserta yang mendaftar itu rata-rata berstatus honorer yang telah mengabdi puluhan tahun,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Maros, Suriannah.

Suriannah menambahkan tesnya akan dilakukan selama dua hari berturut-turut mulai hari ini. Tesnya akan dibagi dalam beberapa sesi, karena komputer yang disiapkan hanya 430 unit saja.

Tahun ini, ada sekitar 4.124 pendaftar CPNS di Maros. Sementara kuota yang diterima hanya 204 orang.

Bupati Maros Hatta Rahman, yang meninjau langsung jalannya tes CPNS, berharap semua peserta percaya diri dan tidak mengandalkan calo. Dia menjamin proses seleksi CPNS ini berjalan dengan transparan dan akuntabel.

"Jadi harus yakin dengan diri sendiri. Tidak boleh percaya calo ataupun yang berbau mistik. Semua berjalan transparan, karena hasil ujian ini bisa langsung dilihat hasilnya oleh peserta. Ya mudah-mudahan tidak ada kendala dalam tes ini sampai selesai besok," harapnya. []

Berita terkait
Ombudsman RI Awasi Pelaksanaan Tes CPNS di Banten
Cegah kecurangan dalam tes SKD seleksi CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang, Banten, diawasi Ombudsman RI
1.202 Pelamar Capai Passing Grade CPNS Subulussalam
Dari 4.665 peserta CPNS Subulussalam, Aceh yang mencapai nilai passing grade hanya 1.202 orang.
Peserta CPNS Banda Aceh Diminta Jangan Percaya Calo
Peserta tes CPNS Banda Aceh, Aceh diminta untuk tidak percaya dengan calo.
0
Penjelasan Pemkab Jember Soal Labeli Bantuan Corona
Sebelumnya DPRD Jember menyoroti pemasangan foto Bupati dan Wakil Bupati Jember di karung beras bantuan dari pemerintah pusat sebagai dampak Corona