Indonesia
Kronologi Pendiri Wikileaks Ditangkap dan Ditahan
Julian Assange pendiri Wikileaks ditangkap dan ditahan, begini kronologinya.
Julian Assange pendiri Wikileaks ditangkap dan ditahan. (Foto: livetradingnews)

Jakarta - WikiLeaks merupakan salah satu organisasi aktivis yang ada di Inggris. Salah seorang pendirinya Julian Assange yang sedang ramai dibicarakan jagat maya saat ini. Dia ditangkap kepolisian Inggris karena dituduh membocorkan rahasia Presiden Ekuador, Lenin Moreno.

"Julian Assange (47) hari ini, Kamis 11 April 2019, telah ditangkap oleh petugas dari Metropolitan Police Service (MPS) di Kedutaan Besar Ekuador," kata polisi Inggris dikutip CNBC Internasional.

Presiden Ekuador, Lenin Moreno menganggap bahwa tindakan Assange  itu menunjukkan berperilaku tidak sopan dan agresif.

Menurut pengakuan polisi bahwa penangkapan Assange terjadi karena polisi diundang kedutaan besar, atas perintah yang dikeluarkan oleh pegadilan hakim Westminster pada tanggal 29 Juni 2012, ketika dia gagal menyerah kepada pengadilan.

Kemudian dia pindah ke Dubes Ekuador di London pada 2012 untuk menghindari ekstradisi ke Swedia, karena pemerintah Swedia ingin memeriksanya untuk kasus pelecehan seksual.

Penyelidikan kemudian dihentikan, namun Assange khawatir diekstradisi untuk meghadapi dakwaan dari Amerika Serikat, terkait penyelidikan penunutut umum terhadap WikiLeaks.

Presiden Moreno mengatakan bahwa dia juga telah meminta kepolisian Inggris untuk menjamin Assange tidak diekstradisi ke negara lain yang dapat membuatnya dianiaya atau dihukum mati.

"Pemerintah Inggris telah memberikan konfirmasi tertulis sesuai dengan aturan hukum mereka," kata Moreno.

Dia juga mengatakan jika Julian adalah pemberontak yang berbahaya untuk merusak keamanan Amerika Serikat. Namun bagi sebagaian orang, Julian adalah pahlawan yang membela kebebasan berbicara.

Pihak WikiLeaks menanggapi hal itu tidak sah jika mengakhiri suaka politik bagi Assange melanggar hukum internasional. Biarpun demikian, Julian tetap ditahan di kantor polisi pusat kota London.

"Dia ditahan di kantor polisi pusat kota London tempat dia akan diamankan, sebelum diajukan ke Pengadilan Negeri Westminster," kata polisi dikutip CNBC Internasional. [] 

Berita terkait
0
Wisatawan Jangan Takut ke Obyek Wisata di Papua
Wisatawan mancanegara dan nusantara diharapkan tidak takut berkunjung ke Papua dan Papua Barat. Semua sektor wisata di sana dipastikan aman.
PAN: Jokowi-Ma'ruf Amin Sudah Kuat
Menagih Janji Kampanye Jokowi