UNTUK INDONESIA
KLHK: Padat Karya Penanaman Mangrove Pulihkan Perekonomian
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, memperluas cakupan Kegiatan Padat Karya di 34 provinsi.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (paling kanan) melakukan penanaman Mangrove. (Foto:Tagar/Kementerian LHK)

Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), memperluas cakupan Kegiatan Padat Karya di 34 provinsi sebagai salah satu upaya Pemerintah mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Salah satu kegiatan Padat Karya yang terus didorong KLHK adalah kegiatan penanaman mangrove oleh masyarakat. Dengan kegiatan ini, diharapkan degradasi mangrove dapat segera diatasi. Seiring peningkatan daya beli masyarakat untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Padat Karya Penanaman Mangrove (PKM) seluas 15.000 Ha tahun 2020 ini merupakan kegiatan yang benar-benar berorientasi untuk meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat pesisir di 34 provinsi.

Kegiatan padat karya penanaman mangrove ini, dilakukan di Kabupaten Brebes yang ditinjau langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Kelautan Perikanan Edhy Prabowo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dan Bupati Kabupaten Brebes Idza Priyanti.

Penanaman MangrovePenanaman Mangrove di Desa Sawojajar, Kec. Wanasari, Kab. Brebes. (Foto:Tagar/Kementerian LHK)

Masyarakat Desa Sawojajar, Kec. Wanasari, Kab. Brebes menanam Mangrove di lahan seluas 140 Hektare yang melibatkan 6 kelompok masyarakat, dengan jumlah Hari Orang Kerja 25.382.

Dalam kesempatan ini, Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan bahwa penanaman mangrove tahun 2020 akan dilaksanakan oleh 863 kelompok masyarakat binaan KLHK yang terdiri dari (Kelompok Masyarakat) Pokmas perhutanan sosial, Kemitraan Kawasan Konservasi, Kelompok Tani Hutan dan pokmas lain yang banyak tergantung pada keberadaan ekosistem mangrove.

Menurut Menteri Siti, Dana Padat karya penanaman mangrove itu, didistribusikan langsung ke rekening masing-masing anggota pokmas sebagai upah kerja dan pembelian bahan seperti bibit, bambu dan pelindung tanaman.

“Padat Karya Penanaman Mangrove (PKM) seluas 15.000 Ha tahun 2020 ini merupakan kegiatan yang benar-benar berorientasi untuk meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat pesisir di 34 provinsi. Kegiatan PKM ini akan melibatkan lebih dari 30 ribu orang dalam 50 hari kerja, atau bila dihitungan dengan jumlah hari orang kerja (HOK) akan mencapai lebih dari 1,5 juta HOK,” jelas Menteri Siti.[]

Berita terkait
KLHK: 7 Taman Nasional Indonesia Masuk ASEAN Heritage Park
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, saat ini jumlah ASEAN Heritage Park mencapai 49, dan 7 diantaranya ada di Indonesia.
KLHK Resmi Gelar Festival Iklim 2020
Wakil Menteri LHK Alue Dohong, resmi membuka Festival Iklim 2020
KLHK: Karhutla di Pulau Jawa Turun Signifikan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berhasil memadamkan beberapa titik kecil kebakaran hutan dan lahan di Pulau Jawa agar tidak meluas.
0
KLHK: Padat Karya Penanaman Mangrove Pulihkan Perekonomian
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, memperluas cakupan Kegiatan Padat Karya di 34 provinsi.