UNTUK INDONESIA

Keunikan Tradisi Perayaan Natal di 5 Negara Dunia

Di seluruh dunia, tradisi perayaan Natal berbeda satu sama lain.
Perayaan Natal. (Foto: Tagar/Pexels/Thanakorn Phanthura)

Jakarta - Peringatan Hari Natal 25 Desember tidak hanya dirayakan digereja-gereja saja, Natal juga akan dihiasi oleh dekorasi dan tradisi yang unik. 

Beberapa Negara tentunya mempunyai ciri khas pada tradisi merayakan Natal.

Di seluruh dunia, tradisi perayaan Natal berbeda satu sama lain. Berikut di bawah ini beberapa negara dengan tradisi uniknya.

1. Meksiko

Di kota-kota Meksiko, festival Natal, Las Posadas, dirayakan dari 16 hingga 24 Desember. Festival Las Posadas ini memperingati perjalanan jauh Yusuf dan Maria dari Nazareth ke Betlehem, mencari penginapan, yaitu tempat aman dimana Maria bisa melahirkan bayi Yesus. Las Posadas sendiri berarti "penginapan" atau "tempat berteduh".

Selama Las Posadas, orang dewasa akan singgah di rumah yang dipilih sebelumnya. Setiap rumah mewakili sebuah penginapan. Ketika prosesi meminta penginapan, mereka diberi minuman dan menyanyikan lagu-lagu Natal.

Perayaan berlangsung sembilan malam untuk memperingati sembilan bulan kehamilan Maria. Pada malam terakhir, anak-anak memecahkan "pinata" berisi permen dan mainan untuk merayakannya.

2. Norwegia

Bagi beberapa orang Norwegia, tradisi Natal yang lebih baru menyatu dengan tradisi kuno. Salah satunya adalah dengan menyembunyikan semua sapu sebelum tidur. Berdasarkan mitos yang beredar, penyihir dan roh jahat akan keluar pada malam tanggal 24 Desember dan mencuri sapu.

Tradisi Norwegia lainnya yang lebih manis adalah pengenalan Riskrem. Nama terakhir adalah puding dengan saus berry di atasnya, yang bisa dijadikan pencuci mulut.

Keluarga biasanya memasukkan almond ke dalam puding. Siapapun yang menemukan almond harus diberi penghargaan.

3. Filipina

Filipina melakukan perayaan Natal terpanjang dan termewah di dunia, mereka merayakannya dari bulan September hingga Januari.

Diseluruh kota dan desanya tersebar lampu Natal, yang disebu “Parols.” Lampu tersebut dibuat dari bambu dan kertas. Selain itu, di beberapa tempat juga mengadakan lomba dekorasi natal terindah.

4. Australia

Di Australia, perayaan Natal biasanya pada musim panas. Pada hari Natal, banyak keluarga yang pergi ke pantai. Menurut mereka, Father Christmas akan muncul di pantai dan datang dengan papan selancar. Father Christmas adalah sebutan Santa Claus bagi anak-anak.

Tradisi lainnya adalah Carols by Candlelight. Dalam tradisi ini, sekelompok orang berkumpul dan bernanyi lagu-lagu Natal dengan memegang lilin.

5. China

Di China, buah apel menjadi buah yang penting bagi masyarakat China di Hari Natal. Tradisi ini berasal dari kemiripan kata dalam bahasa China untuk apel ‘Ping guo’ dengan kata malam Natal ‘Ping an ye’.

Apel biasanya dikemas dalam kotak khusus dengan bungkus berwarna-warni dan dihiasi dengan pesan Natal. [] (Amira Salsabila Aprilia)



Berita terkait
Natal Saat Pandemi Dunia Tetap Menyala
Sejumlah negara memutuskan untuk membatasi perayaan Natal, beberapa negara lain melanjutkan tradisi menerangi tempat-tempat perayaan
Kesyahduan Suasana Natal Saat Pandemi di Bethlehem
Malam Natal di Bethlehem, 24 Desember 2020, tampak tenang ketika pandemi virus corona yang menyelimuti seluruh dunia
Firli Bahuri Wanti-wanti Jangan Tergiur Taktik Sinterklas saat Natal
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mewanti-wanti kepada penyelenggara negara jangan tergiur taktik sinterklas saat Natal.
0
Keunikan Tradisi Perayaan Natal di 5 Negara Dunia
Di seluruh dunia, tradisi perayaan Natal berbeda satu sama lain.