Semarang, (Tagar 7/11/2018) - Tampang Boyolali, ucapan calon presiden Prabowo Subianto yang jadi viral beberapa waktu terakhir. Di tangan Julius Kirana (28) pemuda asal Boyolali, Jawa Tengah, Tampang Boyolali menjadi inspirasi usaha.

Alumni Desain Grafis Universitas Tarumanegara Jakarta tersebut menangkap Tampang Boyolali sebagai peluang usaha. Ia pun membikin kaos dengan desain gambar Tampang Boyolali.

Desain kaos yang dibuat Julius bukan tampang atau muka orang Boyolali sesungguhnya. Namun hal yang menjadi ciri khas atau ikon dari Boyolali. Seperti halnya Boyolali yang identik dengan wilayah produsen susu sapi nasional. Dimana mayoritas penduduknya adalah peternak sapi.

Maka gambar sapi ndekem (duduk) dituangkan di desain kaos, lengkap dengan tulisan Tampang Boyolali di bawahnya. "Ikon Sapi Ndekem juga dijadikan patung di tengah kota," kata Julius, Rabu (7/11).

Ada pula gambar Gunung Merapi yang menegaskan bahwa Boyolali berada di kaki gunung terakatif di Indonesia. "Sangat eksotik pemandangannya," ujar dia.

Ada pula gambar pria klimis dengan style rambut kekinian. "Pria Boyolali itu tampangnya ganteng-ganteng lho," cetus dia.

Julius menegaskan tak ingin kreasinya tersebut disangkutpautkan dengan dunia politik maupun bentuk keberpihakan ke salah satu calon presiden. Baginya, momen Tampang Boyolali merupakan kreasi yang memunculkan kesempatan emas bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya. Sekaligus makin memoncerkan nama Boyolali.

"Melalui desain kaos seperti itu tujuannya tidak lain untuk menumbuhkan rasa cinta sebagai orang Boyolali, juga makin mengenalkan potensi-potensi yang dimiliki Boyolali," papar dia.

Mepromosikan tiga desain Tampang Boyolali, Julius mengunggah lewat akun Instagram bisnisnya @ciptawarnadigitalprinting. Pesanan pun mengalir, sejak diproduksi pada Sabtu (3/11), kini sudah lusin kaos habis terjual.

"Yang tulisan Tampang Boyolali dengan desain, harganyaRp 99 ribu, yang hanya hastag Tampang Boyolali Rp 65 ribu, Pria Klimis Rp 94 ribu. Ini masih produksi karena pesanan banyak sekali," jelas dia.

Untuk memudahkan pembeli, Julius membuka gerai di Jalan Raya Solo-Semarang No 16 A, Tegalwire, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah. Pesanan bisa seusai desain yang ada atau kustom keinginan pemesan.

"Pasca viralnya Tampang Boyolali saya berharap ini bisa menjadi ajang untuk mempromosikan wisata dan menunjukan tampang sesungguhnya Kota Boyolali yang tak kalah dengan kota lainnya di Indonesia," pungkas Julius. (ags)