TAGAR.id, Aceh Tamiang - Kepala Badan Nasional Penanggulangan (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menegaskan bantuan bencana harus tepat sasaran. Hal itu dikatakan oleh Suharyanto dalam rapat dengan Forkopimda.
Hadir acara rapat, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, bupati dan wali kota serta sejumlah pejabat utama lain melalui zoom meeting, di Posko Bencana, Kantor Bupati Aceh Tamiang, Rabu, (25/2/2026).
Suharyanto mengatakan, memastikan penyaluran bantuan bagi korban bencana di sejumlah daerah terus berjalan secara bertahap. Ia menyatakan bantuan untuk rumah rusak sedang dan ringan untuk tahapan pertama sudah disalurkan, sedangkan tahap kedua dicairkan pada 2 Maret 2026.
"Untuk rumah rusak berat pemerintah tidak memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, melainkan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara)," kata Suharyanto.
Terkait mekanisme pencairan, Suharyanto menjelaskan, dana bantuan ditransfer langsung ke rekening pribadi penerima. Skemanya sebesar 80 persen dana dapat langsung dicairkan. Sedangkan 20 persen sisanya di blokir oleh pihak bank agar proses pembangunan dan perbaikan benar-benar terealisasi dan bukti pendukung setelah dinyatakan lengkap.