Kementerian ESDM: Konsumsi Listrik Turun Imbas Pandemi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyoroti pemenuhan kebutuhan energi lisrik di Indonesia selama pandemi Covid-19.
Warga memasukkan pulsa token listrik di tempat tinggalnya, di Jakarta, Selasa, 1 April 2020. (Foto: Antara/Nova Wahyudi/foc)

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyoroti pemenuhan kebutuhan energi listrik di Indonesia selama pandemi Covid-19. Pandemi menyebabkan penurunan konsumsi listrik yang menjadi minus 7,06% pada Juni 2020.

Untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan energi listrik di masyarakat, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebutkan, pemerintah  memegang prinsip 5 K. "Yaitu kecukupan, keandalan, keberlanjutan, keterjangkauan, dan keadilan dalam mengimplementasikan kebijakan di program ketenagalistrikan," katanya  dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 23 September 2020.

Prinsip keadilan dengan mengutamakan pemerataan akses listrik melalui peningkatan rasio elektrifikasi.

Menurutnya, prinsip 5 K ini akan dimaksimalkan dalam menjalankan kebijakan ketenagalistrikan di masa pandemi. "Kehadiran wabah ini cukup memukul beban keuangan (cashflow) milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) lantaran ketidakseimbangan antara konsumsi dan pendapatan dengan biaya operasional," tutur Arifin. 

Dalam mewujudkan prinsip kecukupan, pemerintah berupaya mengimplementasikan perencanaan kebutuhan listrik nasional, diantaranya memastikan program 35.000 MW dapat berjalan. "Pada prinsip keandalan punya keterkaitan erat dengan kualitas penyediaan listrik dengan memanfaatkan teknologi (sensor) pada pembangkit listrik agar lebih efisien," kata Arifin saat menjadi pembicara di PLN International Conference International Conference on Technology and Policy in Electric Power and Energy (ICT-PEP) 2020 pada Rabu, 23 September 2020.

Selanjutnya, Arifin mengungkapkan, keberlanjutan berarti mendorong penggunaan energi baru terbarukan. Salah satunya melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. 

Adapun prinsip keterjangkauan, pemerintah akan mengupayakan harga listrik yang kompetitif agar tarif listrik tetap terjangkau oleh masyarakat. "Terakhir prinsip keadilan dengan mengutamakan pemerataan akses listrik melalui peningkatan rasio elektrifikasi," jelasnya.

Arifin menambahkan pandemi menyebabkan penurunan konsumsi listrik pada Juni 2020 minus 7,06% dibandingkan Januari 2020. Terdapat 8 sistem yang mengalami hal tersebut, yakni Sumatera Barat (-7,12%), Sulawesi Selatan Tenggara (-7,68%), Bali (-32,87%), Jawa Timur (-6,33%), Jawa Tengah (-6,28%), Jawa Barat (-10,57%), Banten (-12,82%), dan Distribusi Jakarta Raya & Tangerang (-5,62%).

Kalau dilihat secara per kapita, grafik realisasi konsumsi listrik per kapita pada triwulan II 2020 juga mengalami penurunan sebesar minus 0,79%. Jika sebelumnya pada triwulan I 2020 konsumsi listrik per kapita bisa mencapai 1.093 kWh/kapita, maka di triwulan II hanya sebesar 1.086 kWh/kapita. "Ini dampak dari menurunnya penjualan listrik  PLN  minus 6,33% dibanding triwulan I," ungkap Arifin.

Salah satu upaya pemerintah untuk mengerek kembali daya beli sektor rumah tangga, industri, dan bisnis adalah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon tarif listrik kepada lebih dari 33 juta pelanggan PLN dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. "Bantuan ini bersifat sementara sebagai wujud kehadiran negara khususnya bagi masyarakat yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19," tutur  Arifin.

Kendati begitu, pertumbuhan konsumsi listrik secara year on year (yoy) pada periode Juni 2019-Juni 2020 secara nasional masih tumbuh positif sebesar 5,46%. Dalam paparannya, sektor industri (41%) dan rumah tangga (37,45%) masih menjadi topangan utama dalam mendukung realisasi konsumsi listrik per kapita. Sisanya ditentukan oleh sektor bisnis (15,71%) dan publik (5,84%). []


Berita terkait
ESDM: Smelter Butuh Pasokan Listrik 4.798 MW
Industri pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) membutuhkan pasokan listrik hingga 4.798 megawatt seperti dikatakan Menteri ESDM Arifin Tasrif.
Menteri ESDM Resmikan Proyek Kelistrikan di NTB-NTT
Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan proyek infrastruktur kelistrikan di NTB dan NTT di Kabupaten Sumbawa.
Listrik Gratis 3 Bulan, ESDM Anggarkan Rp 110 T
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mendukung penuh kebijakan Presiden Joko Widodo membebaskan pembayaran listrik 24 juta pelanggan.
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.