Kebakaran di Mako Brimob Kelapa Dua Depok

Berdasarkan informasi, Denny menyebut api diduga berasal dari rumah yang letaknya tidak jauh dari area Gegana.
Ilustrasi kebakaran. (Foto: Tagar/Pixabay)

Depok - Asrama Markas Komando Brigade Mobil (Mako)Brimob Kelapa Dua, di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat terbakar. Kebakaran terjadi pada Minggu malam 20 Desember 2020 sekitar pukul pukul 20.00 WIB.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Kota Depok, Denny Romulo ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurut dia, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok bersama mobil pemadam telah menuju lokasi

"Iya (kebakaran), asramanya. Petugas sudah di lokasi," kata Denny singkat dikutip dari TribunJakarta.com.

Api kemudian menyambar ke rumah-rumah lainnya yang ada di sekitar titik api muncul pertama kali.

Denny Romulo juga belum bisa memastikan sumber api. Berdasarkan informasi, Denny menyebut api diduga berasal dari rumah yang letaknya tidak jauh dari area Gegana.

"Titik api diduga dari rumah yang dihuni oleh pemiliknya berinisial AC, berusia 40 tahun dan letaknya dekat area Gegana," kata Denny.

Baca juga: Tiga Orang Meninggal Akibat Kebakaran di Polman Sulbar
Baca juga: Bareskrim Periksa Karo Umum Kejagung Terkait Kasus Kebakaran

Api kemudian menyambar ke rumah-rumah lainnya yang ada di sekitar titik api muncul pertama kali. Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Depok dan anggota Brimob. []

Berita terkait
Tiga Orang Meninggal Akibat Kebakaran di Polman Sulbar
Kebakaran yang terjadi di Jalan Budi Utomo Kabupaten Polewali Mandar sulawesi Barat menyebabkan tiga penghuni rumah tewas terpanggang.
Kronologi dan Nasib Korban Kebakaran di Bireuen, Aceh
Sebuah rumah hangus terbakar di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, Aceh.
Nenek Terpeleset Saat Ada Kebakaran di Rumahnya di Sleman
Seorang nenek terpeleset saat menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran di rumahnya di Sleman, Yogyakarta. Dia terpeleset dan jatuh.
0
Mendagri Minta Pemda Percepat Pengadaan Barang dan Jasa
Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah agar dapat mempercepat realisasi belanja barang dan jasa yang merupakan tulang pungung ekonomi.