Kaya dari Kecil, Yati Surachman: Jadi Pembantu Itu Tantangan

Karena sejak kecil hidup berkecukupan, menjadi pemeran sebagai orang susah itu merupakan sebuah tantangan bagi Yati Surachman.
Yati Surachman. (Foto: Tagar/Headtopics)

Jakarta - Yati Surachman, artis senior ini sangat lekat sebagai orang susah dalam layar kaca. Ia selalu mendapat peran menjadi orang miskin dalam sinteron yang dimainkannya. Rupanya lama-kelamaan Yati Surachman sangat menikmati peran menjadi orang miskin. Karena menurut pesinetron generasi 75an itu tantangan.

"Saya di film sudah dari tahun 1975. Kalo secara pekerjaan jadi orang susah itu mungkin banyak orang yang enggak mau."

"Karena kan penampilannya apa adanya lalu tidak cantik," papar Yati Surachman dalam program Rumpi.


Mohon maaf karena aku dari kecil kebetulan dari keluarga yang berkecukupan jadi saya melawan.


"Nah buat aku justru itu tantangan," imbuhnya. Menurut Yati Surachman, sejak ia kecil kehidupannya sangat berkecukupan jadi berperan sebagai orang miskin sangat berlawanan dengan kehidupan sehari-harinya. 

"Mohon maaf karena aku dari kecil kebetulan dari keluarga yang berkecukupan jadi saya melawan."

"Dan itu harus dengan kejujuran dan yakin dari diri kita sendiri, kalau enggak walaupun berperan sebagai orang susah tapi masih pakai maskara, jadi ada ego yang harus dilawan," kata dia. []


Baca juga

Berita terkait
Rayakan 17-an Bersama Hanung Bramantyo dalam Free Webinar 19 Agustus 2020
Rayakan kegembiraan 17 Agustus bersama Hanung Bramantyo dengan join dalam webinar Wajah 75 Tahun Indonesia Maju, 19 Agustus 2020 Pukul 14.30-17.00.
Pesan Hanung ke Jerinx: Ucapan Tanpa Ilmu Bahaya
Jerinx SID sebut Corona konspirasi, Hanung Bramantyo beri pesan: ucapan yang tidak didasari ilmu itu sangat berbahaya.
Pesan Hanung Bramantyo Kepada Fans Jerinx SID
Jerinx SID berulah mengumpulkan massa tolak swab tes hingga rapid tes. Hanung Bramantyo memiliki pesan tersendiri terhadap fans pria asal Bali itu.
0
Kaya dari Kecil, Yati Surachman: Jadi Pembantu Itu Tantangan
Karena sejak kecil hidup berkecukupan, menjadi pemeran sebagai orang susah itu merupakan sebuah tantangan bagi Yati Surachman.