Kali Ini Taiwan Hadapi Pandemi Covid-19 yang Serius

Taiwan semula menarik perhatian dunia tahun 2020 karena melalui 200 hari berturut-turut tanpa kasus Covid-19 lokal, kini hadapi pandemi serius
Tentara mendisinfeksi stasiun utama Taipei setelah kasus Covid-19 melonjak di Taipei, Taiwan, 18 Mei 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Ann Wang)

Jakarta – Taiwan yang semula menarik perhatian dunia tahun 2020 lalu karena melalui 200 hari berturut-turut tanpa kasus Covid-19 lokal. Tapi, kini Taiwan melakukan penutupan untuk pertama kalinya membendung pandemi virus corona (Covid-19) terburuk sejak pandemi global terjadi di banyak negara.

Pusat Komando Epidemi pemerintah pusat mengumumkan ada lebih dari 1.200 kasus sejak Jumat, 14 Mei 2021 hingga Rabu, 19 Mei 2021, termasuk rekor 333 kasus pada satu hari. Para pejabat pusat komando mengatakan para pilot pesawat kargo yang terinfeksi telah menularkan Covid-19 itu pada pertengahan April 2021, diikuti penyebaran di bar-bar di kawasan padat penduduk di Taipei.

Lebih dari 150 dari 260 kasus yang dilaporkan pada hari Selasa terkait dengan distrik itu. Wali kota Taipei telah menarget para pekerja migran, yang kerap menjadi pekerja di bar itu, untuk menjalani tes virus.

Sean Su, seorang analis politik independen di Taiwan mengatakan banyak di antara penularan itu disebarkan melalui dua hal. Pertama di industri-industri gelap dan kedua orang-orang yang berpotensi datang secara ilegal, tanpa melalui pemeriksaan.

Seorang petugas kesehatan taiwanSeorang petugas kesehatan bersiap melakukan rapid test setelah kasus Covid-19 melonjak di Taipei, Taiwan, 17 Mei 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Ann Wang)

Pada hari Sabtu lalu, pusat komando memerintahkan semua ruang publik, termasuk bioskop, perpustakaan dan pusat rekreasi, untuk tutup hingga 28 Mei 2021. Sebagian besar sekolah telah ditutup atau beralih ke kelas daring mulai Selasa. Toko-toko, restoran dan kantor-kantor dapat tetap buka jika mematuhi peraturan pencegahan epidemi seperti menjaga jarak. Jalan-jalan yang biasanya penuh kebisingan pejalan kaki, skuter dan kendaraan lainnya kini terasa lengang.

Jika penambahan kasus harian tetap di atas 100 per hari, pemerintah pada akhirnya akan memberlakukan lockdown di mana semua orang harus tinggal di rumah kecuali untuk melakukan urusan penting.

Meskipun masih diperbolehkan untuk keluar rumah, banyak orang menggunakan grup media sosial pada akhir pekan untuk mendesak kerabat, kolega dan sesama orang tua murid agar tetap tinggal di rumah. Satu-satunya tempat yang mengundang kerumunan orang dalam jumlah besar adalah pasar swalayan.

suasana makan siang di taiwanSuasana makan siang di antara partisi plastik di tengah pandemi Covid-19 di Taipei, Taiwan, 12 Mei 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS / Ann Wang)

Akhir pekan lalu banyak orang yang panik berbelanja untuk pertama kalinya sejak awal 2020, ketika Taiwan melaporkan kasus lokal yang jumlahnya sedikit. Tisu kamar mandi, masker, alkohol disinfektan dan makanan dalam kemasan kosong dari rak-rak pasar swalayan pada Senin pagi.

Taiwan berhasil menghindari wabah itu tahun lalu melalui karantina, pelacakan kontak dan pengawasan perbatasan yang ketat.

Lebih dari 5 juta dosis vaksin dari perusahaan farmasi AS Moderna dijadwalkan tiba di Taiwan bulan Mei 2021, seperti dikatakan pejabat di pusat komando epidemi bulan April 2020 lalu (uh/ab)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Presiden Taiwan Puji Kemajuan Atasi Pandemi Virus Corona
Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, puji kemajuan negaranya dalam mengatasi pandemi virus corona dan menumbuhkan ekonomi
Pilot Dipecat Terkait Penyebaran Virus Corona di Taiwan
Kasus transmisi lokal virus corona (Covid-19) muncul lagi di Taiwan, pilot asal Selandia Baru yang dianggap sebarkan virus corona di Taiwan dipecat
Taiwan Tolak PMI, DPR: Pastikan Tak Ada Palsukan Data Tes Corona
Anggota DPR Netty Prasetiyani Aher merespons penangguhan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh Taiwan karena masih tingginya kasus corona.
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.