UNTUK INDONESIA
Jokowi Ungkap Lima Persoalan Bali Baru 2020
Jokowi mengatakan penyelesaian pembangunan lima lokasi pariwisata "Bali Baru" pada 2020.
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato perdananya seusai dilantik menjadi presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). (Foto: Antara/Akbar Gumay

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penyelesaian pembangunan lima lokasi pariwisata "Bali Baru" pada 2020 menjadi fokus pemerintah.

"Kita konsentrasi dulu ke lima lokasi. Infrastrukturnya konsentrasi di situ, calendar of event-nya konsentrasi di situ dan perbaikan produk-produk ekonomi yang berbasis rakyat, pariwisata yang berbasis rakyat tetap berada di lokasi-lokasi yang sering saya sampaikan yaitu di Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Manado," kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta pada Rabu, 30 Oktober 2019, seperti diberitakan Antara.

Pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yakni akses jalan, bandara, pelabuhan dan produk-produk pariwisata hingga akhir 2020.

Selain itu, Presiden Jokowi memerintahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya untuk melakukan penghijauan di kawasan-kawasan tersebut.

"Visi lingkungannya saya juga sudah perintah ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di situ disiapkan nursery, persemaian untuk menghijaukan kawasan-kawasan itu lebih baik juga bisa kita selesaikan," kata Jokowi.

Sebelumnya dalam rapat terbatas pada Juli 2019, Presiden memaparkan enam masalah utama di lima lokasi wisata tersebut.

"Pertama masih ada problem pengaturan dan pengendalian tata ruang yang masih kita benahi. Terakhir ada masalah di Sulawesi Utara, juga di Labuan Bajo, yang kita harapkan di Toba yang saya lihat juga masih ada," katanya.

Kedua, kata dia, masalah yang berkaitan dengan akses konektivitas menuju destinasi wisata sehingga terminal airport, runway yang masih kurang panjang, konektivitas jalan menuju ke tujuan wisata, dan berkaitan dengan dermaga pelabuhan perlu diperbaiki.

Menurut dia, dua daerah yang harus dibenahi secepatnya adalah di Labuan Bajo dan Manado.

Persoalan ketiga adalah fasilitas yang tersedia di lokasi wisata. Kemudian hal keempat yang perlu ditingkatkan berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM).

Persoalan kelima adalah berkaitan produk yang akan dijual di lokasi wisata dan keenam adalah promosi yang harus dilakukan secara besar-besaran. []

Berita terkait
Jokowi Instruksikan Menko Perekonomian Benahi Regulasi
Presiden Jokowi menginstruksikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk membenahi regulasi di bidang ekonomi yang menghambat investasi
Nusa Pombo dan Empat Wisata Terindah di Ambon
Kota Ambon memiliki banyak wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan, apa sajakah itu?
Lima Wisata Instagramable Malang Wajib Dicoba
Malang di Jawa Timur memiliki potensi wisata menawan, mulai dari pegunungan, pantai hingga air terjun yang dapat membuai para wisatawan.
0
Ahok Masuk BUMN di Mata Dosen UGM Yogyakarta
Ahok dikabarkan mengisi jabatan tinggi di BUMN. Statusnya mantan napi tidak masalah, yang menjadi masalah statusnya sebagai kader partai politik.