Jokowi Minta Tokoh Agama Dilibatkan Cegah Corona

Presiden Jokowi meminta lembaga-lembaga dan tokoh agama dilibatkan dalam pencegahan penyebaran virus corona.
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 13 Maret 2020. (Foto: Antara/Muhammad Iqbal)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Gugus Tugas Covid-19 untuk melibatkan lembaga-lembaga dan tokoh agama dalam pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Utamanya dalam menekan penyebaran virus dalam acara keagamaan.

"Saya minta gugus tugas untuk mengajak lembaga-lembaga keagamaan, tokoh-tokoh agama untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19 di kegiatan-kegiatan keagamaan," kata Jokowi dalam rapat terbatas pembahasan pencegahan virus corona lewat video conference, Kamis, 19 Maret 2020.

Mengevaluasi penyelenggaraan acara keagamaan yang melibatkan banyak orang.

Jokowi kemudian meminta agar Gugus Tugas Covid-19 mengevaluasi penyelenggaraan acara keagamaan yang mendatangkan banyak peserta dalam satu lokasi. "Kita harus mengevaluasi penyelenggaraan acara keagamaan yang melibatkan banyak orang," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 tersebut.

Baca juga: Waspada Corona dan Wewenang Hentikan Kumpulan Massa

Sebelumnya diberitakan, Jokowi menghargai pembatalan acara keagamaan yang melibatkan orang banyak untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Hal ini disampaikan Juru bicara (Jubir) Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman.

"Presiden Joko Widodo mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang dengan tulus ikhlas mematuhi himbauan Pembatasan Sosial (Social Distancing) untuk menghindari atau menangkal penyebaran Covid-19," kata Fadjroel kepada Tagar, Kamis, 19 Maret 2020.

Menurutnya, masyarakat berkewajiban mencegah penyebaran Covid-19 dengan membatasi kegiatan di luar rumah. Dia mengajak agar seluruh masyarakat dapat melakukannya hingga kondisi Indonesia pulih kembali, bebas dari virus corona.

"Insya Allah dengan gotong royong kemanusiaan ini, kita bersama-sama akan keluar sebagai pemenang melawan pandemi Covid-19, di Indonesia dan di seluruh dunia. Mari menolong sesama untuk menolong diri sendiri dan keluarga," ucap Fadjroel.

Seperti diketahui, acara keagamaan bertajuk tabligh Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang rencananya digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada hari ini resmi dibatalkan.

Pembatalan setelah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo berkoordinasi dengan aparat terkait dan forum koordinasi pimpinan daerah Sulsel. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), acara itu akan dihadiri 8.000 jamaah dari 48 negara. []

Berita terkait
Adian Napitupulu Minta Jokowi Intai Harga Tes Corona
Politikus PDIP meminta Presiden Jokowi mengawasi harga peralatan tes untuk menguji virus corona.
Jokowi Perintahkan Tes Massal Corona Serupa Korsel
Presiden Jokowi perintahkan tim satuan gugus tugas Covid-19 melakukan tes massal corona di seluruh Indonesia seperti di Korsel.
Jokowi: Kebijakan WFH Bukan Kesempatan untuk Liburan
Presiden Jokowi menegaskan bekerja di rumah atau work from home (WFH) tidak disiasati dengan aktivitas liburan di luar.
0
Penjelasan Kementerian ATR/BPN Soal Reforma Agraria
Reforma Agraria adalah program Pemerintah untuk mengurangi ketimpangan dalam kepemilikan, penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.