UNTUK INDONESIA
Jokowi Minta Luhut Turunkan Kasus C-19 dalam 2 Pekan
Presiden Jokowi meminta agar Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk menurunkan angka kasus Covid-19 dalam waktu dua pekan.
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Instagram/luhut.pandjaitan)

Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta agar Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Kepala BNPB Doni Monardo untuk segera menurunkan kasus Covid-19 (C-19). Jokowi memerintahkan keduanya untuk menekan kasus positif virus corona di sembilan provinsi dalam waktu dua pekan.

Sembilan provinsi tersebut di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua. Presiden juga meminta agar jumlah kasus harian dan angka kematian dapat ditekan secara maksimal.

"Presiden perintahkan dalam waktu dua minggu, kita harus bisa mencapai tiga sasaran yaitu penurunan penambahan kasus harian, peningkatan recovery rate (tingkat kesembuhan), dan penurunan mortality rate (tingkat kematian)," kata Luhut dalam rapat koordinasi secara virtual, Selasa, 15 September 2020.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Jokowi meminta juga agar fokus penanganan Covid-19 karena kondisi delapan dari sembilan provinsi yang menyumbang 75 persen dari total kasus atau 68 persen dari total kasus yang masih aktif. Jokowi ingin kesembuhan dari Covid-19 terus meningkat.

Luhut Binsar PandjaitanMenteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Instagram/luhut.pandjaitan)

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyampaikan tingkat kesembuhan hari ini, Senin, 14 September 2020 mengalami penambahan 3.395 kasus dan kesembuhan pasien Covid-19 total menjadi sebanyak 158.405 kasus dengan recovery rate di angka 71 persen.

"Angka ini (kesembuhan) cukup tinggi ya, artinya 7 diantaranya 10 orang yang terkena Covid-19 sudah sembuh," kata Reisa di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2020.

Sedangkan, ia menyebut, penambahan kasus positif baru hari ini sebanyak 3.141 kasus dan kumulatifnya 221.523 kasus. Angka penambahan kasus itu juga menurutnya masih terbilang tinggi.

Ia menyatakan, dari data Kementerian Kesehatan, bed occupancy ratio (BOR) atau ketersedian tempat tidur sejauh ini dalam kondisi aman. Menurutnya kondisi ini dapat mengantisipasi lonjakan jika terjadi lonjakan 20 persen sesuai ketentuan World Health Organization (WHO).

"Tetapi tentu kita tidak harapkan itu akan terisi ya," ujar dia. []

Berita terkait
PSBB Rentan PHK, Bamsoet Minta Pemda Ubah Sistem Kerja
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet menyoroti penyesuaian sistem kerja di daerah guna meminimalisir potensi PHK jika PSBB diberlakukan.
Terawan Siapkan Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Covid-19
Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan hotel bintang dua untuk tempat isolasi pasien OTG Covid-19.
Tugas Tambahan Presiden Jokowi untuk Menkes Terawan
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengaudit dan mengoreksi protokol kesehatan Covid-19.
0
Ahok Bongkar Besaran Utang Pertamina
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok bongkar kebiasaan dan besaran hutang yang dimiliki Pertamina.