Tana Toraja, (Tagar 23/12/2018) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah lama bermimpi bisa menginjakkan kaki di Tana Toraja. Saat terwujud ia merasa senang dan bahagia bisa bertemu langsung dengan masyarakat Toraja.

"Sebetulnya saya sudah lama ingin ke Tana Toraja ini, tetapi baru terlaksana pagi hari ini. Saya senang sekali hari ini bisa berhadapan langsung dengan seluruh masyarakat di Tana Toraja ini," kata Jokowi dalam keterangan tertulis diterima Tagar News.

Jokowi menghadiri acara Perayaan Natal Bersama bertepatan juga dengan kegiatan Kemilau Toraja di Plaza Kolam Lakipadada, Makale ibukota Tana Toraja, Minggu pagi (23/11).

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA), Forkopimda Sulsel, Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama Toraja, ketua BPS Gereja Toraja, Uskup Agung Keuskupan, Ketua MUI Tana Toraja dan masyarakat Toraja.

Presiden JokowiPresiden Joko Widodo bersama masyarakat Kristiani merayakan Natal di Tana Toraja Sulawesi Selatan, Minggu (23/12/2018). (Foto: Pemprov Sulsel/Rio Anthony)

Pada kesempatan ini, Jokowi mengucapkan selamat atas pelaksanaan kegiatan Lovely Desember (Kemilau Toraja) yang juga bertepatan dengan Perayaan Natal dan perayaan Tahun Baru 2019.

"Dan pada kesempatan berbahagia ini pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat Hari Natal, selamat Tahun Baru 2019 kepada seluruh umat Kristiani di mana pun berada baik berada di Tana Toraja maupun di seluruh Tanah Air Indonesia," tambahnya

Harapannya, semoga perayaan Natal tahun ini membawa damai di hati semua umat Kristiani di Tana Toraja, di Sulawesi Selatan serta di Indonesia.

Jokowi menyampaikan bahwa negara Indonesia adalah negara besar, dengan jumlah penduduk saat ini 260 juta jiwa yang hidup di 17.000 pulau, di 514 kabupaten dan kota, di 34 provinsi.

Presiden JokowiPresiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam perayaan Natal di Tana Toraja Sulawesi Selatan, Minggu (23/12/2018). (Foto: Pemprov Sulsel/Rio Anthony)

"Negara ini adalah negara besar, kita dianugerahi oleh Tuhan keberagaman, berbeda-beda majemuk, bermacam-macam, warna-warni berbeda-beda agama, berbeda-beda suku, berbeda-beda adat, berbeda-beda tradisi, berbeda-beda bahasa daerah, inilah Negara kita Indonesia," ujarnya.

Ia menekankan kepada rakyat Indonesia, untuk terus merawat persatuan, terus menjaga kerukunan, menjaga dan memelihara persaudaraan, karena semua saudara sebangsa dan setanah air.

Lanjutnya, Jokowi kembali mengajak bersama-sama untuk bekerja mewujudkan toleransi. Toleransi dapat terwujud apabila bangsa Indonesia hidup dengan kasih, dengan sukacita, dengan damai dan sejahtera.

"Sekali lagi selamat hari Natal 2018 sekaligus, saya mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2019. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberkati setiap langkah kita semuanya," pungkasnya di akhir sambutan. []