UNTUK INDONESIA
Jokowi Didesak Ungkap Nama Influencer Dapat Rp 72 M
Demokrat mendesak Pemerintah Jokowi membeberkan nama-nama influence yang mendapat guyuran Rp 72 miliar dari APBN 2020.
Presiden Joko Widodo. (Foto: Tagar/Nurul Yaqin)

Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mendesak Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) membeberkan nama-nama influencer yang mendapat guyuran Rp 72 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Jansen mempertanyakan urgensi dari dikucurkan anggaran pemerintah itu untuk sektor pariwisata guna menangkal dampak virus corona terhadap ekonomi domestik tersebut.

"Jadi pemerintah harus jelaskan siapa influencer ini. Artis kah? Apa sudah mendesak sampai keluar Rp 72 M?" kata Jansen kepada Tagar, Rabu, 26 Februari 2020.

Bersama buzzer, kata influencer ini sekarang maknanya jelek.

Menurut Jansen, masyarakat mempunyai anggapan buruk terhadap influencer. Maka dari itu dia mempertanyakan siapa saja sosok influencer tersebut. Apakah pegiat media sosial, kata dia, atau selebritis Tanah Air.

"Bersama buzzer, kata influencer ini sekarang maknanya jelek. Dipikir itu orang-orang yang sering dijamu Presiden di Istana yang modalnya hanya main medsos (media sosial). Padahal followernya juga tak seberapa," ujarnya.

Baca juga: Jokowi Guyur Influencer Rp 72 M, Fadli Zon: Amatir!

Jansen menyikapi langkah Pemerintah Jokowi yang diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana pada Selasa, 15 Februari 2020 tersebut tidak tepat. Dia mengatakan negara manapun yang terkena dampak corona kemudian mendapatkan travel warning maka otomatis wisatawan mancanegara (wisman) enggan berkunjung.

Jansen memastikan siapapun dipastikan tidak akan mendatangi tempat wisata di Asia Tenggara jika virus corona mewabah. "Saya sudah baca lengkap berita ini. Kaitannya dengan virus corona yang berdampak ke kunjungan wisata. Mau pakai influencer, artis luar negeri pun, kalau negara asal wisman mengeluarkan travel warning jangan berkunjung ke negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia, ya tidak ada gunanya," ujarnya.

Namun, Jansen pesimis kritik yang ditujukan kepada pemerintah, utamanya terkait gelontoran anggaran untuk influencer ini didengar. "Tapi ya sudahlah. Apapun yang disampaikan oleh kami yang di luar kekuasaan ini kan selalu dianggap noise bukan voice, jadi tak perlu didengar. Tapi kami akan terus bersuara karena itu hak," tutur dia.

Selain dana untuk influencer, pemerintah Jokowi juga menggelontorkan anggaran Rp 103 miliar untuk promosi dan kegiatan pariwisata sebesar Rp 25 miliar. []

Berita terkait
Jokowi akan Bangun Pusat Riset Wadah Ribuan Peneliti
Presiden Jokowi akan membangun pusat riset dan inovasi. Tenaga ahli diperkirakan puluhan ribu peneliti. Di mana Jokowi akan membangun?
LBH Pers Sarankan Media Lawan Buzzer Jika Memfitnah
LBH Pers sarankan media massa untuk melawan balik buzzer yang memfitnah terkait aktivitas jurnalistik.
Jokowi: MA Wujudkan Peradilan Cepat dan Biaya Ringan
Presiden Jokowi mengapresiasi kinerja Mahkamah Agung (MA) yang dapat mewujudkan peradilan cepat, transparan, dan berbiaya ringan.
0
Viral Hewan Mati Mendadak di Bekasi Bukan Hoaks
Polisi membenarkan video viral hewan mati di Cibarusah, Bekasi, benar terjadi dan bukan hoaks.