UNTUK INDONESIA
Ini Alasannya Oli Mesin Motor Harus Rutin Diganti
Penggantian oli mesin khususnya motor tentu seringkali menjadi anjuran tiap kali pemilik kendaraan melakukan servis berkala.
Ilustrasi- Ganti oli motor. (Foto: ist)

Jakarta - Penggantian oli mesin khususnya motor tentu seringkali menjadi anjuran tiap kali pemilik kendaraan melakukan servis berkala. Saat di bengkel, pemilik kendaraan akan mendapat pertanyaan apakah ingin sekalian mengganti oli mesin motornya. Nah, apa tujuannya oli mesin harus rutin diganti?

Oli mesin merupakan salah satu komponen penting agar mesin kendaraan tetap awet dan bisa bekerja maksimal. Oli mesin membantu proses pelumasan untuk mengurangi gesekan yang terjadi di dalam komponen mesin. 

Jika telat melakukan penggantian oli, maka komponen mesin bisa cepat mengalami aus. Tenaga yang dihasilkan mesin pun menjadi tidak maksimal, bahkan mesin bisa rusak.

Selain sebagai pelumas, oli juga berfungsi sebagai sistem pendingin dari panas akibat proses pembakaran di dalam silinder mesin atau akibat gesekan antar komponen. Fungsi terakhirnya adalah sebagai pelindung dari karat yang berpotensi muncul di dalam mesin.

Alasan Oli Harus Rutin Diganti

Berkaca dari fungsi-fungsi tersebut, penggantian oli mesin secara rutin sangat diperlukan agar kerja mesin tetap maksimal dan menjaga keawetan komponen.

Oli mesin yang dibiarkan dan tidak dilakukan penggantian lama-kelamaan akan membuat volume oli mesin berkurang. Hal ini bisa menyebabkan komponen di dalamnya memiliki usia penggantian yang cepat serta parahnya bisa membuat motor harus melakukan servis besar dengan biaya yang tak murah.

“Jarang ganti oli akan membuat mesin bisa cepat rusak. Ini karena sistem pelumasan tidak maksimal. Kalau dibiarkan, dampaknya bisa menyebabkan komponen di dalam mesin malah rusak. Sehingga motor harus turun mesin,” jelas Kepala Mekanik Honda Bintang Motor, Cinere, Depok, Ribut Wahyudi.

Sesuai anjuran pabrikan motor, beberapa komponen memiliki rekomendasi waktu penggantian. Oli sendiri sesuai rekomendasi pabrik, harus di ganti pada kisaran per 4.000 km (Kilometer) atau empat bulan pemakaian.

"Dianjurkan itu tiap kelipatan 4000 km atau pemakaian selama empat bulan. Untuk motor baru, saat 1.000 km pertama atau setelah sebulan pemakaian juga wajib ganti oli," terang Service Advisor AHASS PT Catur Putra Jaya, Yunus Ikhwan di Depok.

“Kondisi suhu jalan yang dilalui dan jarak tempuh juga bisa membuat usia penggantian oli lebih cepat dari rekomendasi,” ujarnya.

Baca juga:

Berita terkait
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.