UNTUK INDONESIA
Industri Teksil Digenjot Produksi 17 Juta APD Corona
Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Elis Masitoh mengatakan pihaknya akan melakukan upaya maksimal memenuhi kebutuhan APD.
Pekerja membuat alat perlindungan diri (APD) tenaga medis di Pusat Industri Kecil, Penggilingan, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020. (Foto: Antara/Galih Pradipta)

Jakarta - Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Elis Masitoh mengatakan pihaknya akan melakukan upaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan penyediaan alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang menangani pasien positif corona atau Covid-19.

Salah satunya menambah produksi dari sejumlah perusahaan eksisting yang mendiversifikasi produknya, termasuk di sektor industri tekstil.

“Kami berharap, produsen ini akan mampu memenuhi produksi 16-17 juta unit APD per bulan dan untuk baju medis atau surgical gown sebesar 508.800 paket per bulan,” tutur dia dalam keterangan pers yang diterima Tagar, Selasa, 31 Desember 2020.

Covid-19Petugas medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus Corona (COVID-19) memeriksa tensi darah warga di Banda Aceh, Aceh, Rabu, 18 Maret 2020. (Foto: Antara/Irwansyah Putra/foc)

Sementara itu, menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang diversifikasi produk yang dilakukan oleh industri tekstil dalam rangka penanganan Covid-19, menjadi salah satu cara cepat dalam pemenuhan kebutuhan APD dan masker yang sangat tinggi saat ini. 

“Hal ini diyakini dapat menjadi solusi untuk mempertahankan kinerja industri tekstil di tengah menurunnya pasar dalam negeri,” kata dia.

Dalam kondisi normal industri APD nasional memproduksi sebanyak satu juta unit per bulan. Tapi, seusai pandemi corona diprediksi kebutuhan APD dalam negeri akan meningkat sekitar 3-5 juta unit hingga bulan Mei 2020.

Indonesia senditi memiliki 28 produsen APD dengan total kapasitas produksi hingga 17,8 juta unit per bulan. Dari 28 produsen APD tersebut, lima perusahaan sedang menggenjot produksi dan sisanya dalam persiapan dan ditargetkan dimulai awal April 2020. Karena kebutuhan bahan baku sudah tersedia, pihak Kemenperin memproyeksi akhir April 2020 5-10 juta APD bisa didistribusikan. []

Berita terkait
Jokowi Minta APD, Menperin Libatkan Industri Tekstil
Jokowi ingin memprioritaskan penyediaan perlindungan tenaga kesehatan, salah satunya penyediaan alat perlindungan diri (APD).
Optimalisasi Produksi APD di Tengah Pandemi Corona
Kementerian Perindustrian terus mendorong pengoptimalan produktivitas industri alat pelindung diri (APD) sebagai upaya penanganan Corona.
9 Produsen Alat Pelindung Diri (APD) di Indonesia
9 perusahaan ini masuk dalam prioritas utama mencegah virus corona dalam hal pemenuhan alat pelindung diri (APD) di Indonesia.
0
Cara Startup di Bali Bertahan dari Badai Covid-19
Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang paling terkena dampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah perusahaan startup.