UNTUK INDONESIA
Huawei Sebar Rp 300 Miliar untuk Infrastruktur Data
Huawei Technologies mengucurkan anggaran senilai 150 juta yuan atau sekitar Rp 300 miliar dalam pengembangan ekosistem infrastruktur data.
Direktur Eksekutif Dewan Strategi dan Pemasaran Teknologi Komunikasi dan Informatika Huawei David Wang menjelaskan program riset dan kerasama perusahaannya dengan sejumlah kampus di China dalam ajang Huawei Connect 2019 di Shanghai, Jumat (20/09/2019). (Foto: Antara/HO/Huawei Technologies)

Jakarta - Huawei Technologies mengucurkan anggaran senilai 150 juta yuan atau sekitar Rp 300 miliar dalam pengembangan ekosistem infrastruktur data yang disebut GaussDB.

"Data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah mengubah cara kita bekerja dan hidup saat ini. Keduanya telah berkembang menjadi pendorong produktivitas," kata Direktur Eksekutif Dewan Strategi dan Pemasaran Teknologi Komunikasi dan Informatika Huawei David Wang dalam ajang Huawei Connect 2019 di Shanghai, China, Jumat (20/9/2019), dikutip dari Antara, Senin, 23 September 2019.

Huawei, kata David Wang, juga telah mengembangkan industri berbasis data itu dengan membuka GaussDB yang bekerjasama dengan sejumlah universitas di China.

"Kami akan terus berkolaborasi dengan para pelanggan, mitra, dan universitas untuk membangun sebuah ekosistem yang sejalan dan terbuka sehingga menguntungkan semua pihak dan mengantarkan kesuksesan bisnis," katanya.

Kucuran anggaran itu akan diberikan kepada mitra riset dan universitas dalam bentuk pelatihan dan program magang terkait GaussDB.

Wang menjelaskan universitas yang diajak kerjasama dalam pembangunan sepuluh laboratorium inovasi GaussDB antara lain East China Normal University (ECNU), Wuhan University, Chongqing University of Posts and Telecommunications, dan National Engineering Laboratory for Big Data Software of the Tsinghua University.

Selain itu, perusahaan teknologi asal China itu juga berkolaborasi dengan mitra industri untuk membangun ekosistem data berbasis prosesor Kunpeng yang mendukung skenario komputasi kompleks.

Perusahaan yang berbasis di Shenzhen itu, dalam Huawei Connect 2019, mulai serius menggarap pasar komputasi dengan peluncuran empat strategi komputasi setelah populer dalam industri infrastruktur telekomunikasi.

Huawei Connect 2019 berlangsung di area pameran Shanghai World Expo Exhibition & Convention Center serta Shanghai Expo Center pada 18-20 September 2019 dengan fokus pada tren kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). [] 

Berita terkait
Foto: Intip Desain Huawei Mate 30 Pro dan 30 5G
Produsen ponsel asal Tiongkok baru saja meluncurkan produk terbarunya yaitu Huawei Mate 30 Pro dan Huawei Mate 30 5G di Munich, Jerman.
Harga dan Spesifikasi Lengkap Huawei Mate 30 Pro
Huawei telah resmi merilis produk terbarunya Huawei Mate 30 Pro pada Kamis, 19 September 2019, di Munich, Jerman.
Perang Dagang, Huawei Tetap Rilis Smartphone Android
Huawei merilis produk terbaru Nova 5T dengan sistem android, meski dilarang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
0
Nobel Ekonomi 2019, Penelitian Tentang SD Inpres di Indonesia
Nobel Ekonomi tahun 2019 dimenangkan tiga ekonom dari Amerika. Salah satunya mengangkat riset tentang Sekolah Dasar (SD) Inpres di Indonesia.