Huawei Kembali Puncaki Penjualan Smartphone di China

Perusahaan elektronik raksasa kelas dunia, Huawei, dikabarkan masih menduduki peringkat nomor satu di pasar smartphone Tiongkok.
Ilustrasi Huawei. (Foto: Huawei Central)

Jakarta - Perusahaan elektronik raksasa kelas dunia, Huawei, dikabarkan masih menduduki peringkat nomor satu di pasar smartphone Tiongkok. Hal tersebut berdasarkan laporan analisis mengenai prospek pasar ponsel pintar Tiongkok, yang dirilis CINNO Research.

Laporan menunjukkan bahwa pada tahun 2020, penjualan smartphone di China mencapai 307 juta unit. Dari tahun ke tahun secara berturut-turut setidaknya turun 21 persen penjualan produk di China.

Pada 2020, tiga perusahaan pemasok ponsel pintar teratas di pasar China adalah Huawei (termasuk Honor), Vivo (termasuk IQOO), dan Oppo.

Penjualan produk dari ketiga pabrikan tersebut menyumbang 70 persen dari pasar smartphone China. Merek Xiaomi, Apple, diposisi keempat dan kelima, sedangkan Samsung berada di urutan keenam.

Penjualan smartphone Huawei (termasuk Honor) di China menempati peringkat pertama dengan menjual sebanyak 114 juta unit atau dengan pangsa pasar 37 persen.

Meskipun begitu penjualannya kini dipengaruhi oleh larangan pemerintah Amerika Serikat sehingga turun 24 persen.

Huawei P50Ilustrasi smartphone Huawei P50. (Foto: Huawei Central)

Diurutan kedua dan ketiga ada merek Vivo (termasuk IQOO) dan Oppo masing-masing dengan penjualan 52,27 juta dan 47,84 juta. Namun, jumlah ini turun dari tahun ke tahun dengan masing-masing sebesar 24 persen dan 25 persen.

Pangsa pasar Vivo dan Oppo di China adalah 17 dan 15,6 persen. Disusul dengan Xiaomi dengan menjual 37,82 juta produk smartphonenya dan 12,3 persen pangsa pasarnya di China.

Penjualan merek smartphone ini di China tidak seperti para pesaingnya yang ada di posisi teratas. Xiaomi mencatat pertumbuhannya yang masif dari tahun ke tahun sebesar 1,6 persen.

Sama halnya dengan Xiaomi, penjualan produk Apple di pasar China mengalami peningkatan yang kuat dengan menjual 37,51 juta unit dan pertumbuhan sebesar 3 persen dari tahun ke tahun. Apple memiliki 12,2 persen pangsa pasarnya di China yang membawanya di urutan kelima.

Sebelumnya di tahun 2020 penjualan smartphone 5G di China menyumbang 41 persen, ini mengalami peningkatan sebesar 38 persen dari tahun ke tahun.

CNNO Research juga memprediksi pasar smartphone China ke depan dan meyakini smartphone 5G akan mengalami peningkatan dan menembus pasar China sebesar 96 persen pada 2024 mendatang. []

(Christine Sheptiany)

Berita terkait
Kuasai Pasar Smartphone, Realme Buka Toko di Seluruh Dunia
Merk smartphone Realme akan membuka ribuan tokonya di seluruh dunia menyusul masuknya brand ini dalam 5 besar produsen telepon pintar terpopuler.
Susul Smartphone X60 Pro+, Vivo Siap Luncurkan Produk Tablet
Vivo, dikabarkan siap merilis produk tablet pertamanya bersamaan dengan rilisnya smartphone andalan, Vivo X60 Pro +.
Spesifikasi Nokia 5.4, Siap Rilis dengan Sertifikasi FCC
Ponsel Nokia dengan nomor model TA-1333, TA-1337, dan TA-1340 telah muncul di basis data US Federal Communications Commission (FCC).
0
Efek Lockdown Malaysia, Honda dan Toyota Tangguhkan Produksi
Honda dan Toyota menanguhkan produksi kendaraan mereka di Malaysia, setelah negara tersebut me-lockdown wilayahnya 2 Pekan akibat pandemi Covid-19.