Indonesia
Hanya 17 Sekolah UNBK di Gowa
Dari 109 sekolah hanya 17 setingkat SMP yang melaksanakan UNBK di Kabupaten Gowa.
Proses pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Sungguminasa, Gowa. (Foto: Tagar/Afrilian Cahaya Putri)

Gowa - Hanya 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Padahal, 18 kecamatan di Gowa memiliki total sekolah sebanyak 109.

Terkait isu yang beredar soal ketersediaan komputer menjadi penghambat jumlah total 12.834 siswa yang melakukan Ujian Nasional (UN) ada yang tak bisa menjalani UNBK, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Salam, menampiknya.

Salam mengatakan, keadaan geografis lah yang menjadi kendala pelaksanaan UNBK di Gowa. Pasalnya Gowa memiliki geografis dataran tinggi.

"Bukan karena keterbatasan komputer atau apa, tetapi karena keadaan geografis kita terutama sekolah-sekolah SD di dataran tinggi, kita mengalami kesulitan di sana. Tapi Insha Allah akan kita upayakan sehingga tahun depan semua SMP/MTs di dataran rendah ini sudah bisa UNBK," kata Salam di sela-sela kunjungannya memantau beberapa SMP bersama Bupati Gowa beberapa waktu lalu.

Salam menjelaskan, sebenarnya tak ada kendala signifikan terkait pelaksanaan UN di Gowa yang meninggalkan UNBK. Musababnya, UNBK hanya cara dalam menjalani UN dengan instrumen berbasis komputer. Sementara jika tidak dijalani dengan komputer melainkan melalui offline, hanya namanya saja tidak UNBK, tetapi proses pengerjaan, prosedur dan waktu sama saja seperti UNBK.

Menurut Salam, masalah yang saat ini patut disorot adalah sistem pembelajarannya, karena tidak sedikit siswa di Gowa mengalami syok teknologi. "Jadi karena tidak familiar dengan komputer dalam proses pembelajaran, dan ketika berhadapan dengan komputer bisa jadi bukan karena tidak tahu soal, tapi karena ketidaktahuan teknologi," jelas Salam.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengaku akan terus berupaya ada peningkatan tertait sistem belajar mengajar di Kabupaten Gowa. Termasuk masalah yang terjadi saat UNBK di wilayahnya. "Kita terus akan terus upayakan, setiap tahunnya tentu akan ada peningkatan, setiap tahunnya tentu akan ada peningkatan," pungkasnya.

Baca juga: 

Berita terkait
0
Lima Korlap Kepung Asrama Papua Akan Diperiksa Polisi
Polrestabes Surabaya akan memanggil lima orang yang menjadi korlap yang tergabung dalam berbagai ormas terkait pengepungan Asrama Mahasiswa Papua.