UNTUK INDONESIA
Geger Dunia Maya Percobaan Pembegalan di Sleman
Ramai di medsos dugaan percobaan pembegalan di Sleman. Korban sempat dibacok, namun polisi mengaku belum ada laporan dan kejadian.
Screenshot kondisi korban yang diduga menjadi korban percobaan pembegalan di Sleman, Yogyakarta. (Foto: Istimewa/Tagar/Evi Nur Afiah).

Sleman - Ramai diperbincangkan pengguna media sosial (medsos) instagram tentang aksi kejahatan jalanan akhir-akhir ini yang cukup mengkhawatirkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaku kriminal sepertinya tidak ada habisnya, baru-baru ini dikabarkan terjadi percobaan pembegalaan pada Kamis, 7 Mei 2020 pukul 19.00 WIB.

Dalam akun Instagram Jogja_id memposting peristiwa dugaan percobaan pembegalan yang dilakukan oleh dua orang pelaku tidak dikenal di wilayah Turi. Peristiwa itu menimpa korban Dwi Tri Utomo, 21 tahun warga Nglempong, Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Informasi yang diperoleh, mulanya Dwi berkendara dari arah timur Sempu, Wonokerto, Turi, Sleman menuju ke wilayah Kaliurang Srumbung. Namun setibanya di sana, tiba-tiba Dwi diserang oleh dua orang pelaku tidak dikenal dengan ciri-ciri bercadar dan menggunakan helm.

Beruntung, Dwi berhasil melarikan diri dan menghindari kejaran kedua pelaku. Kendati demikian, akibat dugaan percobaan pembegalan, Dwi menderita luka ringan pada bahu di bagian kanan. Diduga luka tersebut didapat saat pelaku berusaha memberhentikan korban di jalan.

Postingan tersebut mendapat ragam komentar dari warganet yang turut merasakan resah atas pelaku kriminalitas akhir-akhir ini.

"Kenapa daerah Ngaglik, Jakal, Turi rawan kriminal, evaluasi lah," kata akun @probotrianggoro

"Terjadi lagi lagi? @Poldajogja @kodam_diponegoro," tulis akun @Riztanto_00

"Seandainya aparatur keamanan negara itu dinas di setiap pos polisi perempatan jalan atau di titik-titik jalan secara bergantian 24 jam. Dan setiap hari sepertinya keadaan akan jauh lebih kondusif. Warga pun merasa aman jika hendak bepergian malam saat ada keperluan, tapi apalah daya," @lituhayu_jogja.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Turi Ajun Komisaris Polisi (AKP) Catur Widodo mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan terkait peristiwa tersebut.

"Untuk sementara belum ada laporannya yang ke kantor. Kami sudah cek ke lokasi semalaman sambil patroli namun nihil," katanya  saat dikonfirmasi pada Jumat, 8 Mei 2020.

Selainn itu, kata kapolsek, foto korban yang beredar juga tidak diperlihatkan mukanya secara jelas. Kalalu pun ada mungkin kejadiannya di barat jembatan masuk wilayah Magelang. Karena perbatasan dengan Magelang, Jawa Tengah," kata AKP Catur.

Aksi pelaku kejahatan juga terjadi di kabupaten Sleman bagian lain. Seorang pria dengan akun twitter @ozzyhfz ditodong kawanan pengendara berpistol di Jalan Monjali, Sleman pada Senin, 4 Mei 2020. Korban diancam untuk menyerahkan dompet beserta isinya.

Untuk sementara belum ada laporannya yang ke kantor. Kami sudah cek ke lokasi semalaman sambil patroli namun nihil.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Barang berharga seperti dompet beserta isinya dirampas secara paksa oleh kawanan pengendara motor dengan menodongkan pistol di perutnya. Bahkan dirinya tidak hanya diancam menggunakan senjata api pelaku juga mengancam dengan senjata tajam jenis cutter.

Para pelaku terdiri dari empat orang. Dua pelaku mengendarai sepeda motor KLX dan dua pelaku lainnya mengendarai motor Matic. Akun @ozzyhfz juga menceritakan secara rinci kronologi pencurian dengan kekerasan yang menimpanya. Melalui postingan tersebut, diharapkan kepada semua masyarakat berhati-hati akan pelaku kejahatan di jalan.

Semula di Tempat Kejadian Perkara (TKP), datang dua motor berboncengan. Salah satu motor yang ada di barisan depan tengah menggedor-gedor mobil yang diduga pengemudinya seorang perempuan. Kemudian mobil merapat ke jalur lambat.

Melihat gerak gerik yang mencurigakan, dirinya bergegas menyalip mobil tersebut dan tancap gas. Namun tiba-tiba para kawanan berpistol yang menggunakan motor KLX mengejar dan menegur.

Saat dikonfirmasi Kasatlantas Polres Sleman Ajun Komisaris Polisi (AKP) Deni Irwansyah mengatakan, pihaknya belum menerima laporan tersebut baik dari korban atau pihak lainnya. Kendati demikian, polisi akan menyelidiki hal tersebut.

"Belum ada laporan terkait peristiwa itu. Laporannya belum kami terima. Kita lakukan penyelidikan dulu terkait hal tersebut," kata AKP Deni saat dikonfirmasi Selasa, 5 Mei 2020. []

Baca Juga:

Berita terkait
Pengalaman Warganet Ditodong Pistol di Sleman
Warganet membagikan pengalamannya ditodong pakai pistol di twitter. Dia bilang aksinya juga menakutkan seperti Corona.
Pengakuan Napi Asimilasi Tertangkap di Sleman
Napi Lapas Cebongan Sleman, Yogyakarta, yang bebas mendapat asimilasi kembali beraksi. Dia mencuri di Pasar Ngino Seyegan.
Napi Asimilasi di Jogja yang Hobi Jajan Perempuan
Napi asimilasi di Yogyakarta kembali berulah. Sebulan keluar penjara kembali mencuri lima motor dan melakukan penipuan.
0
Geger Dunia Maya Percobaan Pembegalan di Sleman
Ramai di medsos dugaan percobaan pembegalan di Sleman. Korban sempat dibacok, namun polisi mengaku belum ada laporan dan kejadian.