UNTUK INDONESIA
Fadli Zon Sindir Iwan Fals, Fans: Jangan Paksakan
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir lagu Iwan Fals yang hilang ciri khasnya, yang suka mengkritik. Ini kata Fansnya.
Musisi legendaris Tanah Air Iwan Fals. (Foto: Instagram/iwanfals)

Semarang - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir ketidakkritisan lagu Iwan Fals. Fans atau penggemar beratnya menyatakan jika tidak perlu kritik, kenapa harus dipaksakan?

Penggemar yang juga seorang pemusik Semarang itu bernama Indarto (56 tahun). Dia mengaku sudah menjadi penikmat setia lagu-lagu Iwan Fals sejak album Sarjana Muda (1981).

Jadi, jika tidak ada yg perlu dikritik pada pemerintahan saat ini, kenapa harus dipaksakan.

“Iwan Fals juga manusia biasa. Lagu-lagu kritik sosial karyanya pada era orde baru adalah menyuarakan pemberontakan jiwa mudanya yang gerah terhadap ketidak adilan dan semua yang tidak benar,” ujarnya kepada Tagar, Minggu, 24 Mei 2020.

Semakin bertambah usia, lanjut Indarto, Iwan fals semakin bijak dalalm menciptakan lagu. Penyanyi lagu Surat Buat Wakil Rakyat itu tidak lagi membuat lagu berbau kritik karena lagu seperti itu bisa menimbulkan masalah.

Sekedar info, pada tahun 2004, Iwan Fals pernah dituntut oleh pihak tertentu karena cover album dan syair lagunya dianggap melecehkan golongan mereka. Menurut Indarto hal-hal seperti itu yang membuat suami Rosana itu lebih berhati-hati dalam melangkah.

“Jadi, jika tidak ada yg perlu dikritik pada pemerintahan saat ini, kenapa harus dipaksakan,” ujar pria yang bekerja di perusahaan minyak gas dan memilih aktivitas bermusik sebagai sambilan itu.

Hal senada juga disampiakan oleh penikmat lagu kritik sosial bernama Doni, 43 tahun yang menyatakan lingkup kritik Iwan Fals di satu negara perlu melihat kondisi di negara itu.

“Kalau di negara itu lebih butuh dukungan dan kerja sama untuk menjadi lebih baik, kritikan yang tidak membangun tidak ada gunanya,” ujar pria yang juga penggemar musisi yang lagunya bernada kritik sosial, seperti U2 dan Bruce Springsteen itu.

Doni menyatakan, lain kasusnya jika Iwan Fals menyuarakan isu global tentu dia masih sangat kritis, seperti yang dikehendaki Fadli Zon. Tapi menurutnya, penikmat musik Tanah Air tidak begitu suka isu global.

Selain itu, seorang warganet yang akunnya bernama @AsepRuli8 menanggapi cuitan Fadli Zon itu dengan sarkastik dan ambigu. Pasalnya, dia menganggap bahwa konsistensi adalah harga yang begitu mahal ditemui pada era ini.

"Krisis konsistensi bang, umur, waktu, keadaan merubah segalanya. Konsisten sangat mahal memang, enggak semua orang mampu. Konsisten adalah salah satu ciri orang itu akan jadi tokoh legenda. Siapa tahu bang @fadlizon salah satunya. Konsisten itu mahal. Sanggupkah?!" tulisnya antara setuju dan balik menyindir Fadli Zon.

Kehilangan Sikap Kritis

Pada 23 Mei 2020, Fadli Zon menyayangkan karya Iwan Fals yang tak lagi kritis terhadap realitas sosial. Hal itu dia sampaikan lewat akun pribadi Twitter-nya @fadlizon.

Krisis konsistensi bang, umur, waktu, keadaan merubah segalanya. Konsisten sangat mahal memang, enggak semua orang mampu.

"Lagu “Belum Ada Judul” ini favorit saya dari @iwanfals. Kita merindukan syair-syairnya yang kritis dan punya roh kerakyatan. Mungkin sekarang sudah berubah karena waktu, karena zaman. Entahlah," tulisnya

Cuitan itu disampaikan saat Fadli Zon me-retweet status milik @Namaku_Anisa. Akun itu mengaku sedih ketika menyimak tembang tersebut.

"Tatkala lagu ini berjudul "Belum ada judul". Om @iwanfals ini lagu ciptaan Anda, dan saya sedih menyimak liriknya. #Namaku_Anisa," kata dia sembari mengutip lirik lagu Iwan Fals. []

Berita terkait
Kena Protes, Konser Malam Takbiran Iwan Fals Diundur
Konser malam takbiran Iwan Fals, diundur setelah mendapat banyak protes dari warganet.
Fadli Zon Rindu 'Taring' Kritis Iwan Fals
Fadli Zon menyindir penyanyi legendaris Tanah Air, Iwan Fals. Dia mengatakan, pencipta lagu Bento itu tidak lagi kritis terhadap realitas rakyat.
Iwan Fals Minta Indonesia Tidak Menyerah Lawan Corona
Musisi senior Iwan Fals menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak menyerah untuk melewati masa sulit saat pandemi virus corona.
0
Istri Cawalkot Medan Akhyar Nasution Bagi-bagi APK di Masjid
Kehadiran Nurul Khairani tanpa diundang. Di tempat ibadah itu, dia membagikan alat peraga kampanye suaminya, Akhyar Nasution.