Erick Thohir: Transformasi BUMN Tetap Jadi Prioritas

Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir tetap ingin memprioritaskan dan melaksanakan tranformasi serta bersih bersih di Kementerian.
Bersih-bersih di BUMN tetap menjadi prioritas. (Foto: Tagar/ Instagram @erickthohir)

Jakarta – Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa transformasi dan bersih-bersih di BUMN akan tetap menjadi prioritasnya di Kementerian.

Hal ini disampaikan Erick saat memperingati Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan mempererat silaturahmi di antara keluarga besar Kementerian BUMN. Dalam rangka “Halal Bi Halal Bersama Menteri BUMN” secara virtual Rabu, 19 Mei 2021.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri BUMN I, Wakil Menteri BUMN II, Sekretaris Kementerian BUMN, seluruh pejabat dan pegawai di Kementerian BUMN serta Direktur Utama dan Komisaris Utama BUMN.

Acara Halal Bi Halal dimulai dengan ramah tamah Idul Fitri yang dilakukan perwakilan Pegawai Kementerian BUMN yang berasal dari Aceh dan Papua, serta beberapa Direktur Utama BUMN.


Tetap bersyukur meskipun pandemi masih belum berakhir, sebab dengan bersyukur semua akan terasa lebih ringan.


Selain itu, Menteri Erick menyampaikan tiga hal yang menjadi perhatiannya untuk diperbaiki ke depannya. “Pertama, kita harus perbaiki kembali sistem human resourses kita,” kata Erick.

Perbaikan system human resourses ini dilakukan dengan menetapkan target dan adanya kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan serta memberikan kesempatan kepada para milenial untuk berperan menjadi bagian dari BUMN.

“Kedua, diadakannya upgrading knowledge, antara lain melalui training dan scholarship, yang mana kita ingin agar talenta terpilih kita mendapatkan scholarship untuk menempuh pendidikan di luar negeri,” ucapnya.

ini bertujuan untuk mengasah pengetahuan kembali para pejabat atau pegawai BUMN dalam menjalankan bisnis terkait BUMN.Upgrading knowledge ini bertujuan untuk mengasah pengetahuan kembali para pejabat atau pegawai BUMN dalam menjalankan bisnis terkait BUMN.

“Kita ingin agar talenta terpilih kita mendapat scholarship untuk menempuh pendidikan di luar negeri,” katanya.

Hal ketiga yang ingin diperbaiki adalah Corporate Social Responsibility atau CSR BUMN agar difokuskan ke green economic. “Jangan dana CSR itu terpecah-pecah, masuk ke titik-titik yang tidak tepat sehingga kurang terasa manfaatnya,” kata Menteri Erick.

Diakhir sesi Erick pun berharap tiga hal tersebut dapat tercapai dan dapat terlaksana, agar terciptanya kemajuan bagi BUMN itu sendiri. []

Berita terkait
Tiga BUMN Bentuk Sinergi Ultra Mikro, Permudah Akses Keuangan
Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN sedang mematangkan rencana pembentukan sinergi ultra mikro yang melibatkan tiga BUMN.
Pemerintah Didesak Terbitkan PP Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
Pemerintah didorong segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk menjadi landasan pembentukan holding BUMN pemberdayaan ultra mikro.
Kementerian BUMN: Tidak Pernah Ada Permintaan Komisaris dari MUI
Kementerian BUMN menegaskan, hingga saat ini tidak ada satupun permintaan komisaris untuk pengurus-pengurus MUI.
0
Sempat Diterpa Badai Seroja, Mensos Targetkan Pemulihan NTT Juni 2021
Menteri Sosial Tri Rismaharini, menargetkan dana bantuan sosial untuk pemulihan NTT yang terkena Badai Seroja dapat disalurkan Juni ini.