Indonesia
Eldin Tak Rencanakan Kota Medan Jadi Mempesona
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengaku terkejut ketika mendengar bahwa Kota Medan mendapat predikat Kota Paling Mempesona.
Walikota Medan Dzulmi Eldin. (Foto: Tagar/Tonggo Simangunsong)

Medan - Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengaku terkejut ketika mendengar bahwa Kota Medan mendapat predikat Kota Paling Mempesona.

"Dari awal kita tak pernah rencanakan akan mendapatkan predikat Kota Paling Mempesona 2018. Kita harus pertahankan ke depan dan bisa berbuat untuk Kota Medan ini," kata Dzulmi Eldin saat hadir pada seremoni perkenalan Adira Finance Festival Pesona Lokal di Grand Aston Cityhall Medan, Jumat 19 Juli 2019.

Menurut Eldin, upaya menggali potensi lokal Medan sejauh ini sulit berjalan karena sarana yang kurang. Namun, itu bisa dilakukan melalui kegiatan semacam Festival Pesona Lokal oleh Adira Finance.

"Medan adalah milik kita bersama, rumah kita, bukan personal-personal. Karena itu saya berharap banyak yang bisa berbuat untuk mengangkat potensi lokal Medan," katanya.

Sebelumnya, Kepala Wilayah Sumatera Bagian Utara Adira Finance Agus Hartanto mengatakan, pada tahun ini Medan terpilih sebagai kota pembuka pelaksanaan Festival Pesona Lokal 2019, setelah tahun lalu berhasil memenangkan predikat Kota Paling Mempesona.

Pesona Kota Medan, katanya, dapat dilihat dari kekayaan kuliner dan kekayaan budaya yang multietnis.

Tengok saja sekarang, satu jam saja hujan lebat, beberapa titik pemukiman di Kota Medan akan banjir

"Itulah makanya nanti di festival jni juga ada gerai kuliner, foodtruck yang akan menampilkan kuliner lokal," ujarnya.

Namun, kini Medan sering menjadi sorotan karena tata kelola yang semrawut, pengelolaan sampah dan drainase yang buruk sehingga kerap mengalami banjir saat hujan lebat.

Pengamatan Tagar, belakangan ini apabila hujan turun lebat, sejumlah titik di daerah pemukiman akan tergenang. Begitu juga dengan pengelolaan sampah, di mana masyarakat suka membuang sampah karena sistem pengelolaan sampah yang tidak dikelola dengan teratur.

"Tengok saja sekarang, satu jam saja hujan lebat, beberapa titik pemukiman di Kota Medan akan banjir karena drainase tak jalan," ujar Rizanul Arifin, salah satu warga Medan.

Adapun kanal raksasa di Titi Kuning tak berfungsi untuk menyerap saluran air dari pemukiman, termasuk ketika hujan melanda kota. "Kita berharap ada wali kota yang bisa mengatasi itu nanti," ujarnya. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Ephorus HKBP: Mengasihi Bukan Hanya kepada Seagama
Ephorus HKBP yang tiba di kompleks gereja disambut alim ulama, tokoh Betawi dan para pemuda Betawi yang merupakan warga daerah sekitar gereja.