UNTUK INDONESIA
Duet Kusnadi-Untari Kembali Nahkodai PDIP Jatim
Konferda PDIP Jatim memutuskan kembali memilih Kusnadi sebagai ketua dan Sri Untari sebagai sekretaris.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat memberi keterangan pers. (Foto: Tagar/Adi Suprayitno)

Surabaya - Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Jatim di Surabaya memutuskan kembali memilih Kusnadi sebagai ketua dan Sri Untari sebagai sekretaris untuk periode 2019-2024. Sedangkan bendahara diduduki Wara Sundari Renny Pramana.

Pemilihan nahkoda baru ini juga menjadi konsolidasi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan, ketua sekretaris dan bendahara yang terpillih harus dapat membangun struktur sampai tingkat ranting dan anak ranting, ditargetkan sampai Desember 2019.

"Kader harus siap menghadapi Pilkada 2020, jika pengurus PDIP sampai ke tingkat desa atau kelurahan terbentuk," ujar Djarot, Rabu 24 Juli 2019.

Baca juga:

Djarot menyebut, struktur pengurus DPD terpilih di konferda akan mendapat tugas berat. Mereka harus bisa memimpin seluruh kader di tingkatan masing-masing untuk memenangkan pilkada serentak.

Evaluasi akan dilakukan oleh DPP dengan melihat pemenangan pilkada. Sama halnya dengan Konfercab DPC Kota Surabaya beberapa waktu lalu, DPP PDIP sudah membawa rekomendasi struktur ketua sekretaris dan bendahara untuk DPD Jatim dalam konferda.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, Ketua DPD PDIP belum tentu menjadi pimpinan DPRD Jatim. Hal tersebut sudah diatur dalam peraturan partai.

Sebelumnya, pembukaan konferda dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan sejumlah kepala daerah dan anggota DPRD kader PDIP.[]


Berita terkait
0
FPI Curiga Omnibus Law Merugikan Pribumi
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis curiga keberadaan omnibus law lagi-lagi menguntungkan pengusaha asing, bukan pribumi.