Mataram - Collumnar Joint atau kekar tiang merupakan sebuah struktur primer dari bebatuan hasil proses pembekuan magma bumi.

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Nusa Tenggara (IAGI Nusra) Kusnadi menyatakan, proses pembekuan magma itu terjadi dengan cepat, sehingga retakannya membentuk pola prismatik yang sangat unik.

Seperti yang terjadi beberapa tahun lalu, tutur Kusnadi, Gunung Padang ramai diperbincangkan di seantero Indonesia karena adanya indikasi bahwa situs geologi yang sekaligus menjadi situs sejarah itu merupakan situs megalitik tertua di dunia.

Bahkan ada yang mengatakan situs yang direkonstruksi seperti piramid itu umurnya lebih tua dari piramida yang ada di Mesir atau di Amerika Latin. Tahukah traveler dari mana dan apa sih material situs tersebut diambil?

Kusnadi menjelaskan jika material dari situs tersebut sebenarnya diambil langsung oleh manusia zaman prasejarah dari bahan alami di sekitar situs.

Bentuk situs itu berupa bebatuan yang membentuk balok atau kolom persegi empat, lima atau enam. "Ahli geologi menyebutnya sebagai Kekar Tiang," katanya.

Disebut kekar tiang karena memang bentuknya menyerupai tiang yang saling berjejeran. Bentuk itu seolah-olah ada orang yang sengaja menjejer atau mengaturnya.

Ada banyak situs geologi kekar tiang yang terdapat di dunia dengan bentuk yang sangat bervariasi. Salah satu yang paling terkenal adalah Devils Tower di Wyoming AS.

Di Nusa Tenggara Barat, setidaknya ada dua spot kekar tiang yang tidak kalah unik dan menarik untuk dijadikan latar berswafoto.

Kekar tiang yang pertama terdapat di Pantai Semeti yang masuk dalam Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah.

Kekar tiang ini berada di pantai bagian selatan Lombok. Tempat ini apabila difoto dari sudut yang tepat, maka akan nampak seperti bangunan di Negeri Asgard pada film Thor.

Untuk spot yang kedua adalah kekar tiang yang ada di Pantai Meriam atau Toro Maria. Orang Bima menyebutnya Tanjung Meriam. Terletak di Desa Lambu, Kacamatan Lambu. Masih satu gugusan dengan Pulau Kelapa dan Torombala atau Pink Beach.

Sesuai dengan namanya kekar tiang ini berada di sebuah tebing hasil abrasi air laut, di mana balok-balok bebatuan tidak berdiri, tetapi rebah dan membentuk pola seperti meriam. Bagi penghobi film Pirate of Caribbean atau film perang lainnya sangat recomended untuk mengunjungi tempat ini.[]

Baca juga: