Gunungkidul - PDI Perjuangan menjadi partai pemenang di DIY. Namun khusus di Gunungkidul, perolehan kursi di DPRD Gunungkidul hampir disalip Partai NasDem yang meningkat pesat.

Perolehan kursi PDI Perjuangan di Gunungkidul turun satu kursi. Pada 2014 lalu meraih 11 kursi, kini mendapat 10 kursi. Sedangkan Partai NasDem pada 2014 hanya meraih dua kursi, melonjak menjadi sembilan kursi.

"Kami (NasDem) hampir menjadi partai pemenang di Guningkidul. Hanya selisih satu kursi dengan PDIP," kata Ketua DPD Partai NasDem Gunungkidul Suparja, Rabu 15 Mei 2019.

Meski demikian, Suparja bersyukur dengan capaian Pemilu 2019 ini. Partai NasDem mendapat kepercayaan dari masyarakat. Dari dua kursi menjadi sembilan kursi merupakan lompatan luar biasa.

"Ini berkat kerja keras kader turun ke bawah. Caleg (NasDem) juga kompak," ujar mantan Kepala Desa Gedangsari

Suparja mengungkapkan, Partai NasDem menjadi runner up di kabupaten terluas di DIY ini juga berhak mengantongi jabatan Wakil Ketua DPRD Gunungkidul.

Untuk pimpinan DPRD Gunungkidul, ketua masih menjadi milik PDI Perjuangan. Untuk dua jabatan wakil ketua lainnya masing-masing milik PAN dan Golkar.

"Tidak hanya mendapat kursi untuk wakil ketua DPRD, namun pada Pilkada Gunungkidul mendatang, NasDem bisa mengajukan calon sendiri," ujar Suparja yang menjadi caleg terpilih untuk DPRD DIY ini.

Di sisi lain, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI Perjuangan Gunungkidul Wahyu Pradana Ade Putra mengakui, meski menjadi pemenang pemilu di Gunungkidul, perolehan kursi berkurang. Dari 11 kursi menjadi 10 kursi.

"Jumlah itu (10 kursi) berdasarkan hitungan menggunakan metode saint league. PDIP masih menjadi pemenang di Gunungkidul," katanya.

Menurut dia, perolehan 10 kursi ini terbagi dalam lima daerah pemilihan. Untuk Dapil 1 mendapatkan dua kursi, Dapil 2 dua kursi, Dapil 3 dua kursi, Dapil 4 dua kursi dan Dapil 5 dua kursi.

"Yang kita syukuri, perolehan kita merata. Masing-masing dapil dapat dua kursi," jelasnya. []

Baca juga: