Cuaca Ekstrem, Bandara Ahmad Yani Semarang Tutup Sementara

Cuaca ekstrem berdampak pada aktivitas penerbangan dari dan menuju Semarang. Bandara Ahmad Yani menutup sementara operasional hingga besok pagi.
Jalur runway Bandara Ahmad Yani Semarang tergenang air imbas cuaca ekstrem hujan deras, Sabtu, 6 Februari 2021. Pihak bandara memutuskan untuk menutup sementara operasional penerbangan hingga Minggu pagi, 7 Februari 2021. (Foto: Tagar/Istimewa)

Semarang - Cuaca ekstrem yang mendera Kota Semarang, Jawa Tengah, berdampak pada aktivitas penerbangan. Bandara Ahmad Yani Semarang terpaksa menghentikan sementara operasionalnya hingga Minggu pagi, 7 Februari 2021, guna menghindari kejadian tak diinginkan.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Heri Trisno Wibowo mengungkapkan hujan deras dalam intensitas lama sejak Jumat, 5 Februari 2021, berdampak pada munculnya genangan air di jalur runway atau landasan pacu pesawat. 

"Telah terjadi genangan air di sekitaran runway Bandara Jenderal Ahmad Yani saat dilakukan pengecekan secara rutin (inspeksi) di pagi hari," tutur dia dalam keterangan pers diterima Tagar, Sabtu, 6 Februari 2021. 

Penutupan runway pada hari ini sampai dengan tanggal 7 Februari 2021 pukul 06.00 WIB, namun akan dilihat perkembangan selanjutnya.

Imbas dari cuaca buruk ini, Angkasa Pura 1 akhirnya memutuskan menutup sementara operasional penerbangan hingga kondisi alam membaik dan genangan air bisa teratasi.  

"Penutupan runway pada hari ini sampai dengan tanggal 7 Februari 2021 pukul 06.00 WIB, namun akan dilihat perkembangan selanjutnya," jelasnya.  

Pihak pengelola bandara sampai saat ini berupaya keras untuk meminimalisir genangan air di jalur pacu pesawat maupun kawasan bandara dengan mengerahkan 54 unit pompa. 

"Hal ini terjadi dikarenakan cuaca buruk dan hujan deras yang tak kunjung berhenti sejak tadi malam," ujar dia.

Awalnya, Angkasa Pura I mengumumkan menutup sementara operasional Bandara Ahmad Yani Semarang hingga pukul 14.00 WIB. Sampai pada jam itu, sudah ada delapan penerbangan yang mengalami penundaan. 

Bahkan satu penerbangan terpaksa dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, karena jalur runway di Ahmad Yani tak memungkinkan untuk digunakan landing pesawat.

Berikut daftar penerbangan yang terdampak cuaca buruk hingga pukul 14.00 WIB: 

  1. Garuda Indonesia GA 232 tujuan Jakarta - Semarang (dialihkan ke Surabaya).
  2. Batik Air ID 6362 tujuan Jakarta - Semarang (delay).
  3. Batik Air ID 6350 tujuan Jakarta - Semarang (delay).
  4. Nam Air IN 195 tujuan Pangkalan Bun - Semarang (delay).
  5. Wings Air IW 1806 tujuan Semarang - Pangkalan Bun (delay).
  6. Garuda Indonesia GA 235 tujuan Semarang - Jakarta (delay).
  7. Batik Air ID 7369 tujuan Semarang - Jakarta (delay).
  8. Nam Air IN 196 tujuan Semarang - Pangkalan Bun (delay).

Baca juga: 

Dengan pertimbangan masih butuh waktu untuk mengatasi genangan air, pihak bandara kemudian memperpanjang waktu penutupan sementara hingga besok pagi. 

"Mohon doanya agar besok hari bandara dapat beroperasi kembali secara normal dan sudah tidak ada gangguan ataupun hambatan pada jalan akses menuju bandara ya. Terima kasih," imbuh Heri. []

Berita terkait
Hujan 2 Hari, 10 Kecamatan di Kota Semarang Terendam Banjir
10 kecamatan di Kota Semarang terendam banjir. Hujan deras dan lama selama dua hari terakhir membuat sungai dan drainasi tak mampu menampung air.
2 Pesawat Tujuan Semarang Mendarat Darurat di Solo
Dua pesawat dari Jakarta tujuan Semarang terpaksa mendarat darurat di Solo karena dihadang cuaca buruk.
Pemprov Kalbar Larang Pesawat Batik Air Mendarat di Pontianak
Pemprov Kalbar larang maskapai Batik Air mendarat ke Pontianak selama 10 hari.
0
Pemkot Lhokseumawe Segera Lakukan Vaksinasi Massal Covid-19
Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh, dalam bulan Juni 2021 ini akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal