UNTUK INDONESIA
BPS: Neraca Perdagangan Surplus US$ 2,33 Miliar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan mengalami surplus US$ 2,33 miliar pada Agustus 2020.
(Foto: Wikipedia/BPS).

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$2,33 miliar pada Agustus 2020. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Juli 2020 yang tercatat mencapai US$ 3,26 miliar pada Juli 2020.

Jumlah tersebut didapatkan dari nilai ekspor sebesar US$ 13,07 miliar. Ini lebih tinggi dibandingkan impor yang mencapai US$ 10,74 miliar selama Agustus 2020.

Neraca perdagangan Indonesia mengalami desifit dengan beberapa negara, seperti, China, Brasil, dan Hong Kong.

Baca Juga: BPS: Neraca Perdagangan Surplus 743,4 Juta Dolar AS 

Menurutnya, surplus ini masih jauh lebih besar dibandingkan posisi neraca perdagangan Agustus 2019 yang pada waktu itu juga mengalami surplus US$ 92,6 juta. "Jadi tentunya kita berharap bahwa ke depan ekspor membaik, sehingga surplus  meningkat, dan ekonomi bisa pulih kembali," kata Kepala BPS Suhariyanto melalui konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa, 15 September 2020.

Neraca perdagangan mengalami surplus sebesar US$ 1,0 miliar dengan Amerika Serikat (AS). Ini dikarenakan produk pakaian dan aksesoris, baik rajutan maupun bukan, dan juga mesin dan perlengkapan listrik.

Sementara, perdagangan dengan Filipina juga mengalami surplus US$ 451 juta. "Itu adalah kendaraan dan bagiannya, bahan bakan mineral, dan produk makanan olahan," ucap Suhariyanto.

Sedangkan, dengan India, Indonesia mengalami surplus sebesar US$425 juta. Ini lantaran bahan bakar mineral, lemak hewan nabati, dan bahan kimia organik.

Namun, di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia mengalami desifit dengan beberapa negara selama Agustus 2020. Seperti dengan China sebesar US$893,6 juta, Brasil US$158,4 juta, dan Hong Kong US$ 116,7 juta.

Simak Pula: BPS: Deflasi Agustus 0,05% Akibat Konsumsi Anjlok

Dengan demikian menurut BPS, secara akumulatif neraca perdagangan RI selama Januari-Agustus 2020 mengalami surplus sebesar US$ 11,05 miliar. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mengalami  defisit US$ 2,04 miliar. []

Berita terkait
BPS: Neraca Perdagangan Surplus 743,4 Juta Dolar AS
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2020 mengalami surplus 743,4 juta dolar Amerika Serikat (AS).
Sensus Penduduk Offline, BPS Siapkan 3 Zona Pendataan
Mulai 1 September 2020, BPS akan melaksanakan sensus penduduk secara offline. BPS akan melakukan penyesuaian terkait pelaksanaan pendataan.
BPS: Pariwisata Jakarta Mulai Pulih, Ini Buktinya
Sektor pariwisata di DKI Jakarta sudah mulai menunjukan peningkatan aktivitas dalam era normal baru
0
BPS: Neraca Perdagangan Surplus US$ 2,33 Miliar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan mengalami surplus US$ 2,33 miliar pada Agustus 2020.