Berkat Program PENA dari Kemensos, Warung Seblak Bu Leni Kini Lebarkan Sayap Usaha Sembako

Seorang warga bernama Leni (40) sangat bersyukur, karena berkat program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) Kementerian Sosial.
Berkat Program PENA dari Kemensos, Warung Seblak Bu Leni Kini Lebarkan Sayap Usaha Sembako. (Foto: Tagar/Dok Kemensos)

TAGAR.id, Jakarta - Seorang warga bernama Leni (40) sangat bersyukur, karena berkat program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) Kementerian Sosial, usahanya berkembang pesat. 

Warga Desa Cikadu, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat ini semula berjualan seblak, yakni makanan khas Jawa Barat berupa kerupuk, baso, makaroni dan potongan ayam yang dimasak menjadi satu.

Semula usaha Leni biasa saja. Omzetnya berkisar Rp 200.000 – Rp 300.000 per hari. Perubahan mulai tampak nyata ketika pada 2023, Leni mendapat bantuan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) Kemensos. 


Keberhasilan ini berkat bantuan PENA. Terima kasih Kemensos. Program PENA terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat.


Selain mendapat pendampingan usaha, berkat program PENA Leni juga jadi memiliki blender baru, rak piring, kulkas yang sudah diperbaiki dan berbagai perlengkapan usaha lainnya. Saat pendampingan, Leni juga mendapat saran agar toping seblak ditambah supaya lebih variatif sehingga konsumen memiliki banyak pilihan.

Leni menuruti saran tersebut. Toping seblak yang semula dua varian menjadi tujuh varian sehingga seblak jualannya semakin menarik pembeli. Rasanya yang terkenal enak dan harga jual yang terjangkau, yakni Rp 5.000 – Rp 10.000 per porsi seblak, tergantung topingnya, membuat omzet usaha Leni berkembang menjadi rata-rata Rp 600.000 per hari. Jumlah yang lumayan untuk ukuran Desa Cikadu yang terletak sekitar 40 kilometer sebelah selatan pusat Kota Bandung.

Setelah usaha seblaknya berkembang, Leni mulai mengembangkan sayap usahanya dengan berjualan sembako dan ternyata cukup laris. Tak sampai disitu, bersama suaminya Leni juga mulai beternak domba. Tidak butuh waktu lama, usaha domba yang semula satu ekor, kini sudah berkembang menjadi empat ekor. 

“Keberhasilan ini berkat bantuan PENA. Terima kasih Kemensos. Program PENA terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Leni penuh rasa syukur. []

Berita terkait
Sempat Terhenti, Pengrajin Tas di Bantul Kini Makin Berkembang Usai Terima Bantuan PENA dari Kemensos
Ngatini warga Selogedong, Kelurahan Argodadi, Kapanewon (Kecamatan) Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pantas kita teladani kegigihannya.
Dagangan Loteknya Terbawa Angin, Kini Berkembang Setelah Dapat PENA dari Kemensos
Ibu Rusih yang juga merupakan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), mendapatkan bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).
Kemensos Distribusikan Bantuan Bagi Korban Erupsi Gunung Ruang
Kemensos telah membagikan beragam bantuan bagi masyarakat korban erupsi Gunung Ruang (725 meter) di Kabupaten Kepulauan Siau.