Bendungan Jragung untuk Ketahanan Pangan dan Air di Jawa Tengah

Pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kedaulatan pangan dan ketahanan air
Presiden Jokowi dialog dengan petani usai peresmian Bendungan Pidekso, di Wonogiri, Jateng, 28 Desember 2021 (Foto: setkab.go.id - BPMI Setpres/Laily Rachev)

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menggenjot pembangunan Bendungan Jragung yang diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan irigasi pertanian masyarakat di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kedaulatan pangan dan ketahanan air.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan bertujuan untuk peningkatan volume tampungan air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga, penyediaan air baku, dan pengendalian banjir.

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasinya, sehingga dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,” ujar Basuki, dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, 12 Januari 2022.

jokowi dan petani karollePresiden Jokowi bersama petani usai meresmikan Bendungan Karalloe di Gowa, Sulsel, Selasa, 23 November 2021 (Foto: setkab.go.id - BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Pengerjaan pembangunan Bendungan Jragung dimulai pada akhir tahun lalu dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2023. Bendungan ini diproyeksikan memiliki kapasitas tampung sebesar 90 juta meter kubik dan luas genangan 503,1 hektare. Bendungan ini akan menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.528 hektare di Kabupaten Semarang.

Selain dimanfaatkan sebagai penyedia air irigasi pertanian, Bendungan Jragung juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku sebesar satu meter kubik per detik untuk menyuplai wilayah Semarang, Demak, dan Grobogan. Selain itu, juga bermanfaat untuk mereduksi banjir sebesar 45%, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 1.400 kilowatt, serta destinasi wisata air dan argowisata.

jokowi resmikan bendungan di kolakaPresiden Jokowi resmikan Bendungan Ladongi di Kolaka Timur, Sultra, 28 Desember 2021 (Foto: setkab.go.id - BPMI Setpres/Laily Rachev)

Sebelumnya di Jateng, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Gondang di Karanganyar, Pidekso di Wonogiri, dan Randugunting di Kabupaten Blora yang minggu lalu diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (Humas Kementerian PUPR/UN)/setkab.go.id. []

Greenbelt Bendungan Tukul di Pacitan Ditanam 655 Pohon Buah

Jokowi Resmikan Bendungan Karalloe Gowa di Sulsel

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Kuningan

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Sindangheula di Banten

Berita terkait
Jokowi Resmikan Bendungan Randugunting Blora di Jawa Tengah
Dengan peresmian beberapa bendungan Presiden Jokowi optimistis ketahanan pangan akan semakin baik
0
Bendungan Jragung untuk Ketahanan Pangan dan Air di Jawa Tengah
Pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kedaulatan pangan dan ketahanan air