UNTUK INDONESIA
Benarkah Jokowi Memplot Prabowo Presiden RI 2024
Prabowo Subianto, satu di antara orang yang diplot Jokowi untuk meneruskan kepemimpinannya membangun Indonesia, menjadi Presiden RI 2024. Benarkah?
Jokowi dan Prabowo Subianto. (Foto: Biro Sekretariat Presiden)

Jakarta - Pakar intelijen Stanislaus Riyanta memprediksi Prabowo Subianto adalah satu di antara orang yang diplot Jokowi untuk meneruskan perjuangannya membangun Indonesia sebagai presiden RI 2024. Prabowo adalah rival Jokowi di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Jokowi selalu keluar sebagai pemenang. Dan terakhir, pada 2019, Presiden Jokowi menutup rivalitas dengan merangkul Prabowo, menjadikannya Menteri Pertahanan.

"Saya melihat Jokowi sedang menyiapkan kader-kadernya saat ini. Banyak disiapkan Jokowi, bahkan Prabowo pun mungkin bisa menjadi suksesi Jokowi tahun 2024," ujar Stanislaus Riyanta dalam perbincangan khusus dengan Tagar melalui aplikasi Zoom, Senin, 22 Juni 2020.

Jokowi, dalam pandangan Stanislaus, melihat potensi Prabowo nyapres 2024. "Mendingan diajak masuk sekalian ke pemerintahan, supaya pemerintahan ini programnya berjalan, gitu loh. Seandainya nanti Prabowo jadi presiden, pasti akan meneruskan program Jokowi. Berbeda kalau Prabowo menjadi oposisi."

Stanislaus Riyanta menyebut pengalaman di DKI Jakarta. "Ketika Anies menjadi gubernur, program-program Ahok hampir semua diganti, entah diganti programnya atau diganti nama, semua diganti, karena dia ingin menunjukkan legitimasi, 'ini loh aku ini yang baru'."

Jokowi sedang menyiapkan kader-kadernya saat ini. Banyak disiapkan Jokowi, bahkan Prabowo pun mungkin bisa menjadi suksesi Jokowi tahun 2024.

Baca juga: Isu PKI dan Pertarungan Dinasti Soekarno-Soeharto

Nah, kata Stanislaus, strategi Jokowi membawa Prabowo ke dalam kabinet ini benar, "Sangat tepat, karena Prabowo pasti juga akan meneruskan legacy-nya di menteri pertahanan, sewaktu jadi kabinet Jokowi. Jadi ada kesinambungan pembangunan yang baik. Ini kan berpikir jangka panjang, tidak ego sektoral yang penting aku ketika menjabat bagus. Tidak. Ini pemimpin. Saya kira ini strategi Jokowi yang sangat baik, yang orang tidak berpikir sampai ke sana."

Stanislaus mengatakan 2024 menjadi sulit, tahun tersebut adalah kaderisasi pemimpin Indonesia yang sebenarnya, "Tahun 2024 Jokowi tidak bisa nyalon lagi. Pemimpin Indonesia ke depan ini akan ditentukan pada Pilpres 2024. Siapa menjadi presiden akan membawa arah Indonesia ke mana. Makanya ini penting sekali."

Selain Prabowo Subianto, kata Stanislaus, banyak kader dipersiapkan Jokowi untuk mengamankan program pembangunan Indonesia pada 2024. Di kabinet di antaranya ada Mahfud MD, Tito Karnavian. Dari unsur kepala daerah ada Ganjar Pranowo.

"Justru saya yang paling kaget dengan Prabowo, justru dia menjadi menteri yang paling loyal dan sangat taat kepada Jokowi. Ini bedanya antara sipil dan militer. Ketika sudah mempunyai jabatan, seorang militer, apa pun yang terjadi, dia sangat loyal kepada pemimpinnya. Saya sangat salut kepada Prabowo. Saya berharap semua menteri seperti itu, satu garis komando, satu jalur komando dengan presiden, sehingga tidak terjadi pertentangan apa pun," ujar Stanislaus.

Stanislaus mengatakan fenomena Prabowo Subianto ini di luar perkiraan banyak orang. Pada awalnya ada yang menduga Prabowo masuk kabinet Jokowi, akan bertentangan dengan Jokowi, ternyata tidak terbukti. "Saya kira Prabowo saat ini menteri yang paling loyal dan dia benar-benar menjalankan tugasnya dengan sangat baik, untuk kepentingan negara."

Karena itulah, bukan sesuatu yang tidak mungkin, Jokowi akan menggunakan pengaruhnya, memberikan pertimbangan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk mengusung Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2024. []

Baca juga:

Berita terkait
Wawancara Eksklusif Adian Napitupulu
Wawancara eksklusif Tagar dengan Adian Napitupulu di rumah dinasnya di kompleks DPR RI Kalibata, dari A sampai Z tentang berbagai isu terkini.
Wawancara Eksklusif Tagar dan Hanung Bramantyo Saat Pandemi
Hanung Bramantyo bercerita banyak kepada Tagar, termasuk beratnya biaya tes swab Rp 2,5 juta per orang, protokol syuting film pada era new normal.
Wawancara Eksklusif Tagar dan Ganjar Pranowo Soal New Normal
Wawancara eksklusif Pemimpin Redaksi Tagar Fetra Tumanggor dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang strategi menyambut fase new normal.
0
Isuzu Masih Ragu Ikut GIIAS 2020
Keikutsertaan PT Isuzu Astra Motor Indoensia (IAMI) dalam GIIAS 2020 masih menjadi pertimbangan.