Bantuan Makanan Pemkot Yogyakarta Untuk Isolasi Mandiri

Pemkot Yogyakarta terus memberikan bantuan makanan sehari-hari bagi warga yang jalani isolasi mandiri Covid-19
Menyiapkan makanan untuk warga yang isolasi mandiri Covid-19 di Kota Yogyakarta (Foto: warta.jogjakota.go.id)

Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menjadi satu satunya pemerintah daerah yang ada di DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) yang terus memberikan bantuan makanan siap saji bagi warga yang melakukan isolasi mandiri Covid-19.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang, mengatakan Pemkot Yogyakarta kembali melanjutkan program bantuan pemberian makanan bagi warga positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

Maryustion pun mengimbau kepada seluruh warga yang tengah melakukan isolasi mandiri agar tidak panik karena kebutuhan hidup, terkait logistik, dipastikan terpenuhi.

rail clinic corona YogyakartaPetugas PT KAI Daop 6 Yogyakarta dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Jumat 6 Maret 2020. (Foto: Tagar/Hidayat)

Bantuan makanan siap saji ini pengadaannya masih dikerjasamakan dengan para pelaku UMKM binaan Pemkot Yogyakarta, yang tergabung dalam program Gandeng Gendong. Hal itu, untuk menggeliatkan perekonomian di wilayah.

Namun, Maryustion meminta agar para pelaku UMKM ini bersabar terkait pembayarannya.

"Kita bayarkan setelah layanan selama isolasi itu selesai. Ya, biasanya kan 10 hari, jadi H+10 kita bayarkan. Kelengkapan administrasi harus dipenuhi, sehingga tidak bisa hari itu langsung dibayarkan," ujarnya, 10 Mei 2021.

Maryustion mengatakan secara spesifik skema bantuan makanan tersebut masih sama seperti sebelumnya.

Warga, menurut Maryustion, yang melakukan isolasi mandiri tetap mendapat jatah makanan tiga kali sehari, selama 10 hari. Anggaran untuk sekali makan adalah Rp 20 ribu.

"Misalnya, satu keluarga ada empat orang, namun yang positif satu, otomatis tiga lainnya harus melakukan isolasi mandiri. Sehingga, dari sisi logistik, kita siapkan empat paket. Yang satu di selter dan tiga di masyarakat," ujar Maryustion (Han)/warta.jogjakota.go.id. []

Berita terkait
Rekor MURI Vaksinasi Corona Massal 3.000 Nakes di Yogyakarta
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi massal 3.000 nakes di Yogyakarta. Acara ini memecahkan rekor MURI.
0
DPR RI: Indonesia Tak Dapat Kuota Haji 2021
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Indonesia tidak mendapat kuota haji 2021 dari Pemerintah Arab Saudi.